Kompas TV internasional kompas dunia

Ratusan Sukarelawan Bantu Jamaah di Masjidil Haram Makkah

Minggu, 9 Mei 2021 | 00:30 WIB
ratusan-sukarelawan-bantu-jamaah-di-masjidil-haram-makkah
Tidak ada tempat yang lebih nyata selama bulan suci selain di aula Masjidil Haram di Makkah, di mana sukarelawan dari sektor publik dan swasta dan badan amal bekerja tanpa lelah untuk memeliharanya dan melayani para peziarah dari seluruh dunia. (Sumber: Saudi Press Agency)

JEDDAH, KOMPAS.TV - Budaya kerja sukarela merupakan bagian penting dari umat Muslim sepanjang tahun, terutama selama bulan Ramadan. Ini adalah saat dengan keyakinan yang dalam di mana perilaku positif dan tindakan tanpa pamrih didorong.

Seperti dilansir Arab News, Sabtu (8/5/2021), hal ini terlihat lebih nyata selama bulan suci selain yang terlihat di aula Masjidil Haram di Makkah, di mana para sukarelawan dari sektor publik dan swasta dan amal bekerja tanpa lelah untuk merawat dan melayani peziarah dari seluruh dunia.

Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci, yang diwakili oleh Administrasi Umum untuk Koordinasi Pekerjaan Sukarela, seperti dikutip Saudi Press Agency, Sabtu (8/5/2021) mengatakan telah bekerja untuk merekrut relawan dan memberi mereka beserta staf, pelatihan yang mereka butuhkan untuk memastikan pekerjaan dilakukan sesuai dengan semua tindakan pencegahan yang ada untuk melindungi kesehatan dan keselamatan jamaah.

Upaya tersebut telah melakukan untuk menggalakkan budaya kerja sukarela, meningkatkan keefektifannya dan meningkatkan peluang relawan dengan mengadopsi metode terbaru dan praktik pendukung terbaik.

Pada awal Ramadan, 132 relawan bekerja di masjid setiap hari.

Baca Juga: Sobia, Pelepas Dahaga Tradisional Arab Saudi saat Bulan Ramadan

Para jamaah umat Muslim hadir di Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah untuk melakukan sholat Jumat terakhir Ramadan, kemarin. (Sumber: Saudi Press Agency)

Kepresidenan yang mengurus dua masjid suci itu mengatakan beberapa kegiatan relawan yang paling penting termasuk membantu orang tua dan penyandang cacat untuk bergerak melalui masjid, mengatur ruang salat dan koridor, memantau kamera keamanan di pintu masuk, dan memastikan aturan jarak sosial dipatuhi.

Penulis : Edwin Shri Bimo | Editor : Gading Persada





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:58
PEMERINTAH KOREA SELATAN TARGETKAN 70 PERSEN POPULASI SUDAH DIVAKSINASI SEPTEMBER MENDATANG   TIM GRESINI RACING RESMI GANDENG DUCATI DI MOTOGP MUSIM DEPAN DENGAN DURASI KONTRAK DUA TAHUN   TIM MERCEDES AMG F1 BERHARAP TAMPIL DOMINAN DI SIRKUIT PAUL RICARD AKHIR PEKAN INI   UKRAINA BUNGKAM MACEDONIA UTARA DENGAN SKOR 2-1 DI LAGA LANJUTAN GRUP C PIALA EROPA 2020   PERTANDINGAN DENMARK KONTRA BELGIA AKAN DILAKUKAN PENGHORMATAN UNTUK CHRISTIAN ERIKSEN PADA MENIT KE-10   PERSATUAN SEPAK BOLA DENMARK UMUMKAN GELANDANGNYA, CHRISTIAN ERIKSEN, AKAN DIPASANG ALAT PACU JANTUNG   PETENIS RAFAEL NADAL MUNDUR DARI WIMBLEDON DAN OLIMPIADE TOKYO KARENA ALASAN KESEHATAN   WALI KOTA TANGSEL BENYAMIN DAVNIE SEBUT WILAYAHNYA DALAM KONDISI DARURAT KARENA RS RUJUKAN KORONA TERISI 74 PERSEN   WALI KOTA TANGSEL BENYAMIN DAVNIE: BELAJAR TATAP MUKA KEMUNGKINAN BESAR DITUNDA KARENA LONJAKAN KASUS COVID-19   PEMKOT TANGERANG AKAN GUNAKAN RUMAH PERLINDUNGAN SOSIAL MILIK DINSOS JADI RUMAH ISOLASI TERKONSENTRASI (RIT)   PEMPROV JATENG TAMBAH RSJD DR AMINO GONDOHUTOMO, SEMARANG, DAN RSUD KELET, JEPARA, SEBAGAI RS RUJUKAN COVID-19   KASUS POSITIF KORONA NAIK, OMBUDSMAN JAKARTA RAYA IMBAU PEMPROV DKI TARIK REM DARURAT PENANGANAN COVID-19   WAKIL KETUA KOMISI IX DPR CHARLES HONORIS DORONG PEMERINTAH TERAPKAN LAGI PSBB GUNA TEKAN PENYEBARAN COVID-19   PANGLIMA TNI: PEMERINTAH SEDANG SIAPKAN PROGRAM 1 JUTA VAKSINASI PER HARI YANG AKAN DISEBAR DI 100 TITIK DI INDONESIA