Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

Tesla Lebih Pilih Bangun Pabrik di India, Pemerintah Dinilai Perlu Beda Perlakuan

Jumat, 19 Februari 2021 | 19:24 WIB
tesla-lebih-pilih-bangun-pabrik-di-india-pemerintah-dinilai-perlu-beda-perlakuan
CEO Tesla dan pemilik SpaceX Elon Musk di Berlin, Jerman 1 Desember 2020 (Sumber: AP Photo)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Investasi perusahaan mobil listrik atau electric vehicle (EV) Tesla di Indonesia kini menimbulkan banyak pertanyaan.

Pasalnya, Tesla diketahui telah menyepakati akan membangun pabrik mobil listriknya di India.

Sebelumnya, pihak pemerintah Indonesia telah melakukan negosiasi dengan perusahaan yang dipimpin oleh Elon Musk itu.

Mamit Setiawan, Direktur Eksekutif Energy Watch, merespon pemerintah dinilai perlu menggelontorkan berbagai insentif baru.

Baca Juga: Lebih Tertarik Bangun Pabrik Mobil Listrik di India, Bagaimana Negosiasi Tesla dengan Indonesia?

Alasannya agar calon investor pengembangan industri mobil listrik berkomitmen untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

"Saya kira kita butuh investasi-investasi besar (untuk menarik minat investor)," ujar Mamit, seperti dikutip dari Kompas.comJumat (19/02/2021).

Salah satu stimulus yang dapat diberikan, saran Mamit, adalah insentif perpajakan seperti pembebasan pajak penjualan barang mewah (PPbBM).

Baca Juga: Elon Musk Tunjukkan Desain Terbaru Tesla Model S, Bisa Buat Main Cyberpunk Juga!

Menurut Mamit, perlakuan berbeda agaknya diperlukan untuk perusahaan EV.

Penulis : Danang Suryo

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
18:01
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19