Kompas TV nasional peristiwa

Tim DVI Berhasil Identifikasi 29 Penumpang, Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ182 Diperpanjang

Selasa, 19 Januari 2021 | 08:26 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Cuaca buruk kembali menghambat pencarian korban dan serpihan pesawat sriwijaya air yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu.

Namun upaya maksimal tetap dilakukan sedari pagi.

Baca Juga: Hari Terakhir Perpanjangan Pertama Pencarian Pesawat Sriwijaya Air, Pencarian Bawah Laut Dipersempit

Meski situasi cuaca di permukaan cukup buruk, kondisi arus bawah laut tidak terlalu kencang.

Namun cuaca buruk ini memperpanjang durasi persiapan penyelaman.

Pencarian yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB kemarin (18/01), tak hanya fokus mencari rekaman suara kokpit, tetapi juga jenazah korban agar memperbanyak jumlah jasad yang bisa diidentifikasi.

Pada pencarian kemarin, kepingan lain dari casing atau bagian pelindung dari perekam suara kokpit Sriwijaya Air PK-CLC, telah ditemukan.

Kepingan kecil ini, ditemukan di koordinat wilayah yang dekat dengan lokasi penemuan Flight Data Recorder kotak hitam beberapa waktu lalu.

Tim penyelam Dislambair pun telah menandai lokasi itu dan akan melakukan pencarian lebih lanjut, saat cuaca sudah lebih baik.

Sementara itu, pelaksanaan operasi SAR Sriwijaya Air PK-CLC diperpanjang 3 hari lagi. 

Perpanjangan kedua ini dilakukan dengan alasan kemanusiaan, karena hingga kini Tim DVI secara resmi baru mengidentifikasi 29 penumpang.

Selain mencari korban, tim SAR juga fokus mencari CVR yang merekam data percakapan kokpit, yang jadi bagian penting untuk investigasi KNKT.

Jasa Raharja berikan santunan kepada 25 ahli waris korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air  PK-CLC yang mengalami kecelakaan dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu. 

Penulis : Dea Davina




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:42
INDONESIA BERSAMA SINGAPURA BANGUN KAWASAN EKONOMI DIGITAL DAN TEKNOLOGI DI BATAM   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY MINTA KELUARGA MISKIN DENGAN IBU HAMIL DAN ANAK “STUNTING” MASUK DAFTAR PENERIMA PKH   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY SEBUT PENANGANAN KEMISKINAN KUNCI MENURUNKAN KASUS "STUNTING"   MENKO PMK RESMIKAN PUSAT PENANGGULANGAN GIZI TERPADU DI KABUPATEN BANTAENG, SULAWESI SELATAN   TEKAN HARGA CABAI RAWIT MERAH, KEPALA SUDIN KPKP IWAN INDRIYANTO TELAH BERKOORDINASI DENGAN KEMENTAN   SUDIN KPKP: HARGA RATA-RATA CABAI RAWIT MERAH DI PASAR TRADISIONAL DI JAKARTA BARAT MELONJAK HINGGA DUA KALI LIPAT   KEMENAG TINDAK LANJUTI RENCANA PENINGKATAN STATUS PERATURAN BERSAMA SOAL KERUKUNAN UMAT BERAGAMA JADI PERPRES   MULAI HARI INI, VAKSINASI COVID-19 “DRIVE THRU” BAGI LANSIA RESMI BEROPERASI DI JIEXPO KEMAYORAN   EPIDEMIOLOG GRIFFITH UNIVERSITY DICKY BUDIMAN MENYATAKAN VARIAN BARU COVID-19 B.1.1.7 LEBIH CEPAT MENULAR   SATGAS COVID-19 TERAPKAN ISOLASI BERLAPIS PADA DUA KASUS POSITIF COVID-19 B.1.1.7 UNTUK MENCEGAH TERJADINYA PENULARAN   GENCARKAN PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN, KETUA DPR MENINJAU SEJUMLAH DESTINASI WISATA DI BANYUWANGI, JATIM   MULAI APRIL 2021, PETUGAS PELAYANAN PUBLIK DI JAKARTA BARAT AKAN MENERIMA VAKSIN COVID-19   MENKES: VAKSINASI COVID-19 DI INDONESIA HARUS MENCAPAI 70 PERSEN ATAU SASARAN TARGET SEBANYAK 181 JUTA ORANG   MENKES BUDI GUNADI SADIKIN: SEBANYAK 20 PERSEN PENDUDUK BISA DISUNTIK VAKSIN COVID-19 HINGGA JUNI 2021