> >

Kenapa Keripik atau Makanan Renyah Lainnya Bisa Melempem? Begini Penjelasannya

Sinau | 27 Januari 2022, 19:15 WIB

KOMPAS.TV - Makanan bertekstur renyah seperti keripik, wafer, biskuit, atau kerupuk merupakan salah satu camilan yang jadi favorit banyak orang. Saat baru dibuka dari kemasan, camilan ini umumnya akan berbunyi kriuk saat dimakan.

Namun, setelah dibiarkan di udara terbuka untuk waktu yang cukup lama, camilan yang renyah menjadi hilang kerenyahannya atau dikenal juga dengan melempem.

Sebenarnya, apa yang menyebabkan makanan renyah bisa melempem?

Camilan renyah seperti keripik atau kukis sebenarnya memiliki pori-pori yang sangat banyak. Ukuran pori-pori makanan ini juga berukuran sangat kecil, sehingga tidak terlihat oleh mata.

Saat terlalu lama terkena udara terbuka karena kemasan bocor atau tidak ditutup rapat, udara di luar kemasan yang mengandung uap air akan masuk ke dalam pori-pori camilan.

Baca Juga: Suka Camilan dan Ingin Berat Badan Stabil, Begini Solusi dari Kampus Negeri di Yogyakarta

Kondisi itu menyebabkan camilan akan menyerap uap air pada udara, dan membuat camilan menjadi lembap. Hal inilah yang membuat makanan tidak lagi renyah, dan justru akan melempem serta sulit digigit.

Dilansir dari Bobo.id, sifat camilan yang dapat menyerap uap air ini juga menjadi alasan kenapa kemasan camilan dibuat menggembung,

Sebelum ditutup rapat, kemasan camilan yang menggembung ini diisi dengan nitrogen. Nitrogen sendiri memiliki kelembapan udara yang lebih rendah, sehingga kerenyahan camilan dalam kemasan akan terjaga karena tidak menyerap uap air.

Selain itu, nitrogen yang diisi pada kemasan camilan juga membuat rasa camilan tetap terjaga, dan melindungi kualitas produk saat proses pengiriman dari pabrik ke took.

Karena kemasan yang menggembung, setiap bungkus camilan tidak akan berdesak-desakan dengan kemasan makanan lainnya, sehingga isi dari kemasan tetap terjaga dan tidak menjadi hancur.

Baca Juga: 5 Camilan Tradisional Legendaris yang Tidak Lekang oleh Waktu

(*)

Video Editor & Grafis: Agus Eko

Penulis : Gempita-Surya

Sumber : diolah dari berbagai sumber


TERBARU