> >

Kasus Omicron Meningkat, Jokowi Minta Masyarakat Waspada Tapi Jangan Panik

Vod | 19 Januari 2022, 20:10 WIB

KOMPAS.TV - Presiden Joko Widodo meminta kepada seluruh masyarakat untuk mewaspadai penyebaran varian omicron yang meningkat.

Namun Presiden Jokowi juga mengimbau seluruh pihak untuk tidak panik dalam menyikap penyebaran covid-19 varian omicron di Indonesia.

“Saat ini kita sedang mengalami tren kenaikan kasus covid-19 yang disebabkan varian omicron. Harus kita waspadai tren ini, namun, tidak perlu bereaksi berlebihan. Hati-hati perlu, waspada perlu, tapi jangan menimbulkan ketakutan, apalagi kepanikan.” Ujar Jokowi.

Baca Juga: Omicron Merebak di Tunisia, Bagaimana Nasib 203 WNI di Sana?

Waspada, namun jangan panik adalah pesan Presiden Joko Widodo kepada masyarakat di tengah tren kenaikan kasus covid-19 yang disebabkan varian omicron.

Hingga 18 Januari 2022 pasien covid 19 varian omicron di Indonesia mencapai 882 orang.

Jakarta menjadi wilayah penularan omicron tertinggi dengan 856 kasus. Dari jumlah itu 663 orang adalah pelaku perjalanan dari luar negeri, sedangkan 193 lainnya adalah transmisi lokal.

Dari angka angka inilah Presiden Joko Widodo juga meminta masyarakat patuh protokol kesehatan dan tidak bepergian keluar negeri jika tidak mendesak.

Vaksinasi menjadi strategi pemerintah mencegah penyebaran omicron meluas. Karena itu masyarakant diminta segera mendapatkan vaksinasi dosis lengkap maupun dosis ketiga atau booster.

Penulis : Natasha-Ancely

Sumber : Kompas TV


TERBARU