> >

Polisi Penembak Istri dan Anggota TNI Jadi Tersangka, Korban Berhasil Lewati Masa Kritis

Berita daerah | 16 Mei 2020, 18:52 WIB
Ilustrasi: tembakan pistol. (Sumber: Kompas.com)

Baca Juga: Soal Bentrok TNI-Polri di Mamberamo, Komnas HAM: Pelaku agar Disidang Secara Terbuka

"Sudah pulih tapi masih perawatan, pemulihan kondisi habis operasi. Sekarang dia sudah sadar, sudah dijenguk Danrem kok sama Kapolda, termasuk saya juga," kata Farid.

Sementara itu, Serda HA yang juga ditembak Bripka He masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Pelamonia Makassar. 

Farid mengatakan bahwa Serda HA juga menjalani operasi setelah mengalami luka tembak di bagian dada dan paha. Namun kini pihak TNI masih menunggu Serda HA sadar pascaoperasi. 

"Keduanya dioperasi. Korban laji-laki dioperasi di RS Pelamonia," kata Farid. 

Sebelumnya diberitakan, seorang anggota polisi yang bertugas di Polrestabes Makassar Bripka He gelap mata. Pria berusia 47 tahun itu menembak istrinya sendiri berinsial HT. Tak hanya itu, He juga menembak seorang anggota TNI berinisial HA berpangkat Serda. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penembakan terjadi setelah Bripka He baru pulang dari Makassar usai berdinas.

Baca Juga: Istri Tewas Tanpa Busana di Rumah Mewah, Sempat Diklaim Gantung Diri Ternyata Dibunuh Suami

Saat itu, He yang baru tiba merasa ada yang aneh karena lampu teras rumahnya yang berada di Jalan Sungai Kelara, Jeneponto, masih menyala dan mendapati satu unit sepeda motor.

He lantas masuk ke dalam rumah melalui pintu depan yang ketika itu tidak terkunci. Saat masuk ke dalam kamar, betapa kagetnya He mendapati istrinya tengah berduaan dengan Serda HA.

He yang melihat istrinya berduaan naik pitam. Ia emosi lantas melepaskan tembakan ke udara. Namun karena istri dan HA mencoba merampas senjata api yang digenggamnya, sehingga dia menembak keduanya.

Kedua korban yang telah terkapar langsung dibawa ke rumah sakit di Kota Makassar, oknum TNI dibawa ke Rumah Sakit Plamonia Makassar. Sedangkan istri Bripka He dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

Penulis : Tito-Dirhantoro

Sumber : Kompas TV


TERBARU