> >

Dilapori Masalah Klitih Yogyakarta, Gibran Takut Dikira Lancang

Peristiwa | 10 Februari 2023, 13:37 WIB
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka. Ilustrasi -  Gibran menerima permintaan dari seorang warganet untuk menyenggol Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta terkait masalah klitih. (Sumber: ANTARA/Aris Wasita)

SURAKARTA, KOMPAS.TV – Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka menerima permintaan dari seorang warganet untuk “menyenggol” Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwana X terkait kasus pembacokan di Titik Nol Km Yogyakarta.

Gibran sesungguhnya tidak mempersoalkan banyak warga dari luar Surakarta  yang menyampaikan keluhan kepada dirinya di Twitter. Namun demikian, jelas ayah Jan Ethes Srinarendra ini, alangkah baiknya keluhan tersebut disampaikan kepada kepala daerah masing-masing.

"Yo ora popo (ya enggak apa-apa). Tapi yo ojo ngunu terus (tapi ya jangan gitu terus). Engko nak dikoro lancang (Nanti kalau dikira lancang). Karena sudah ada kepala daerahnya sendiri," jelasnya di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat (10/2/2023), seperti dikutip dari Kompas.com.

 

Informasi jelasnya, permintaan agar putra sulung Presiden Jokowi menyenggol Sultan Jogja tersebut disampaikan oleh pemilik akun Twitter @RinduWahono pada Kamis 9 Februari 2023 pukul 12.54 WIB.

Pemilik akun Twitter tersebut juga menyertakan sebuah video aksi pembacokan yang terjadi di Titik Nol Km Yogyakarta.

"Mas Gibran, bisa nitip senggol Sultan Jogja ga? Dari dulu ga kelar2 masalah begini, meresahkan (emot sedih)," tulis akun tersebut.

Baca Juga: Jawaban Gibran soal Wacana Diduetkan Bupati Kendal di Pilgub: Saya Sama Semuanya cocok

Sudah tertangkap

Putra dari Presiden Joko Widodo ini mengatakan, terduga pelaku pembacokan di Titik Nol Km Yogyakarta sudah tertangkap. Namun, ia enggan memberikan penjelasan lebih jauh karena bukan ranahnya.

 "Takon teman-teman di Jogja wae wis kecekel (tanya teman-teman di Jogja saja sudah tertangkap). Pak Kapolda ya langsung gerak toh ya. Ojo kebeh neng aku ya (jangan semua ke saya ya)," ungkapnya.

Penulis : Fransisca Natalia Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV/Kompas.com


TERBARU