> >

Jelang Nataru Kemen PUPR Cek Kesiapan Jalan Nasional di Sulsel dari Potensi Banjir dan Longsor

Sosial | 7 Desember 2022, 00:05 WIB
Kondisi salah satu ruas jalan Poros Malino, Kabupaten Gowa, yang longsor, Senin,(21/2/2022). (Sumber: ANTARA/HO)

Titik lokasi rawan banjir terdapat di Bts Kota Palopo-Wotu KM 392+500, Bts Kabupaten Wajo/Bts Kabupaten Luwu-Bts Kota Belopa, Bts Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar)-Bts. 

Kota Pinrang, Tarumpakkae-Bts Kabupaten Luwu KM 236+420, Bts Kabupaten Wajo/Bts Kabupaten Bone-Ulugalung, Bts Kota Pare Pare-Bts Kota Barru, Pompanua-Bts Kabupaten Wajo/Bts Kabupaten Bone, Bts Kabupaten Gowa-Bts Kota Takalar, Bts Kabupaten Bantaeng/Bts Kabupaten Bulukumba-Bts Kota Bulukumba. 

Sedangkan titik lokasi rawan longsor terdapat di Kayulangi (KM 550)-Bts Provinsi Sulteng, Kayulangi (KM 550)-Tarengge, Malili-Bts Provinsi Sultra, Bts Kabupaten Luwu Selatan-Bts Kota Makale, Seseng-Bts Provinsi Sulbar, Bts Kota Makale-Bts. Kabupaten Enrekang, Bts Kabupaten Tator-Enrekang, Enrekang-Bts Kabupaten Sidrap.

Mengahadapi Natal dan Tahun Baru 2023 Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang Ditjen Sumber Daya Air, menyiapkan dua Posko Banjir. 

Baca Juga: Video Detik-Detik Tebing Setinggi 20 Meter Longsor di Dusun Tombongi Desa Lebong Gowa

Posko pertama berada di Kota Makassar dengan menyiapkan empat unit ekskavator standar, dua unit ekskavator amphibious, satu unit ekskavator long arm, enam unit dum truck, dan dua unit truck tangki air bersih. 

Selain itu terdapat 5.200 buah bronjong ukuran 1x2x0,5 Meter, 300 buah sanbag woven ukuran 40x70 Meter, 2.160 buah geobag ukuran 1x1,3 Meter, 1.000 buah geobag ukuran 1x6 Meter, 600 buah geobox ukuran 6x1x1 meter dan 400 buah geobox ukuran 4x1x1. 

Sementara Posko Banjir kedua di Kabupaten Wajo yang menyiapkan satu unit ekskavator, satu unit dump truck, satu unit truck tangki air bersih, dan 500 buah bronjong ukuran 1x2x0,5 Meter.

 

Penulis : Johannes Mangihot Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU