> >

Masuki Musim Kemarau, BPBD DKI Peringatkan Warga Waspadai Kekeringan

Sosial | 9 Mei 2022, 15:57 WIB
Ilustrasi air putih (Sumber: pixabay.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta memperingatkan warga Jakarta untuk mengantisipasi kekeringan yang dapat mengakibatkan kelangkaan air bersih.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan, berdasarkan prakiraan BMKG, rata-rata wilayah Jakarta sudah memasuki awal musim kemarau pada April lalu kecuali Jakarta Timur dan Jakarta Selatan yang akan memasuki awal musim kemarau pada Juni mendatang. 

"Dampak dari musim kemarau dapat menyebabkan kekeringan yang mengakibatkan kelangkaan air bersih dan juga meningkatnya polusi udara," kata Isnawa dalam keterangan resminya, Senin (9/5/22).

Baca Juga: BPBD Maluku Belum Terima Laporan Kerusakan Usai Gempa M 5,8 Guncang Halmahera Barat

Menurut data BPBD DKI, lanjut dia, dalam rentang waktu lima tahun terakhir (2017-2021), musim kemarau memberikan dampak kekeringan kepada masyarakat.

Sebagai bentuk antisipasi, BPBD DKI bersama dengan pemerintah kota setempat akan menghitung kebutuhan air bersih.

"Khususnya bagi masyarakat yang berada di daerah rawan kekeringan dan bagi wilayah yang belum terlayani jaringan air bersih," lanjut Isnawa

Selain itu, kata Isnawa, Pemprov DKI melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan PD. PAM Jaya juga menyiagakan Instalasi Pengolahan Air (IPA) mobile dan juga mobil-mobil tangki air agar siap memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga Jakarta saat terjadi kekeringan.

Isnawa mengimbau masyarakat untuk melakukan penghematan air pada masa peralihan musim ini.

Selain itu, masyarakat juga diimbau memeriksa tabung gas secara berkala guna mencegah terjadinya kebocoran tabung gas yang dapat memicu kebakaran. 

Baca Juga: Tandon Musim Kemarau, Warga Dapat Bantuan Air Bersih

Penulis : Hasya Nindita Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


TERBARU