> >

PON XX Dibuka Presiden Jokowi Malam Ini, Polri: Situasi Papua Kondusif

Berita daerah | 2 Oktober 2021, 09:47 WIB
Poster PON XX Papua 2021 dengan latar belakang Stadion Lukas Enembe. (Sumber: Dok. Humas Kemenkominfo)

PAPUA, KOMPAS.TV— Presiden Joko Widodo (Jokowi) jika tidak ada perubahan akan membuka langsung Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, Sabtu sore (2/10/2021).  

Pihak Polri pun menyebut situasi Papua kondusif untuk menggelar pesta olahraga multievent tingkat nasional tersebut.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan pihaknya juga telah membuat satuan tugas operasi bersama TNI untuk mengamankan perhelatan PON XX di Papua.

"Alhamdulillah situasi kondusif. Untuk PAM PON, Polri menggelar operasi Derakuka Cartens 2021 sama-sama TNI dan rekan-rekan terkait dan juga mitra Polri lainnya sama-sama amankan daripada perhelatan olahraga nasional yaitu PON di Papua," kata Rusdi kepada wartawan, Jumat (1/10).

Baca Juga: Presiden Jokowi Bakal Buka PON XX Papua Sore Ini, DKI Jakarta Pimpin Perolehan Medali Sementara

Ia menjelaskan, berbagai persiapan dan skema pengamanan juga telah mulai berjalan. Karena itu, dia memastikan PON XX di Papua akan berjalan lancar.

"Semua sudah berjalan Insya Allah semua sudah siap. Kita berharap aktivitas olahraga nasional di Papua bisa berjalan dengan lancar, sukses dan dapat aman. Siap semuanya di sana," ungkap Rusdi.

Sebagai informasi, Pembukaan PON XX Papua akan berlangsung di Stadion Lukas Enembe, Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (2/10/2021).

Rencananya, orang nomor satu di Indonesia, Presiden Joko Widodo, bakal membuka kegiatan tersebut secara langsung.

Baca Juga: Menko Muhadjir Yakin PON Papua Munculkan Banyak Calon Bintang Sepak Bola Nasional

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali memastikan pembukaan PON XX Papua bakal berlangsung dengan meriah.

Kendati demikian, pembukaan PON XX Papua tetap menerapkan protokol kesehatan ketat. Maksimal penonton hanya 25 persen di Stadion Lukas Enembe, itu pun sudah termasuk atlet, panitia hingga anggota yang berjaga.

"Seperti yang pernah saya sampaikan sebelumnya walaupun upacara pembukaan dilakukan dengan meriah tapi tetap dengan prokes yang ketat. Mereka yang datang ke acara itu sudah terseleksi, tidak sembarangan bisa masuk. Sekitar 10 ribu dari kapasitas 40 ribu," tandas Menpora.

Penulis : Gading Persada Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Tribunnews


TERBARU