> >

Tersangkut Saat Memanah Ikan, Wawan Ditemukan Meninggal Dunia di Kedalaman Laut Gili Trawangan

Peristiwa | 13 Juli 2021, 13:52 WIB
Sejumlah penyelam, baik asing maupun lokal, turut bergabung dalam operasi pencarian terhadap korban yang dilaporkan hilang usai pergi memanah ikan sejak Senin sore (12/7/2021) di perairan Gili Trawangan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. (Sumber: Tim SAR Gabungan)

Usai ditemukan, jenazah korban langsung dibawa ke rumah keluarga korban untuk disalatkan sebelum dimakamkan.

Tim pencari juga menyerahkan barang-barang seperti speargun dan fin (kaki katak untuk menyelam) milik korban ke pihak keluarga korban.

Tim gabungan SAR menyerahkan barang-barang milik korban berupa speargun atau senapan ikan dan fin alias kaki katak untuk menyelam pada perwakilan keluarga korban di Gili Trawangan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Selasa (13/7/2021). (Sumber: Tim SAR Gabungan)

“Kurang lebihnya kami mohon maaf, kami tim gabungan SAR sudah melakukan semaksimal kami,” ujar I Gusti Komang.

Ia juga berpesan agar pihak keluarga korban berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Basarnas. “Tidak ada yang memungut biaya apa pun. Kalau ada yang mengatasnamakan Basarnas meminta biaya, tolong videokan orangnya,” pesannya sembari berpamitan pada perwakilan keluarga korban.

Baca Juga: Warga Gili Trawangan Rayakan Hari Valentine dengan Menanam Oksigen

Korban Wawan dikabarkan hilang pada Senin petang, lantaran tak kembali seusai pergi memanah ikan. Sebelumnya, korban pergi memanah ikan bersama seorang kawannya, Hamka (28) di perairan barat Gili Trawangan pada Senin sore. Korban dan Hamka pergi memanah ikan bersama. Di tengah laut, keduanya berpisah.

Namun, saat teman korban sudah kembali, korban tak juga muncul ke permukaan pada Senin petang. Pihak keluarga dan teman korban segera melapor ke pihak berwenang. Tim pencari gabungan yang terdiri dari sejumlah unsur dikerahkan untuk melakukan operasi pencarian pada Senin malam. Operasi pencarian dihentikan pada Senin tengah malam karena kondisi tak memungkinan, dan berlanjut pada Selasa pagi.

Penulis : Vyara Lestari Editor : Purwanto

Sumber : KOMPASTV


TERBARU