> >

Covid-19 melonjak, rumah sakit darurat disiapkan.

Berita daerah | 22 Juni 2021, 14:17 WIB

SEMARANG, KOMPAS.TV - Rumah sakit darurat Covid-19 menyediakan 106 tempat tidur dan 12 ruang ICU. Fasilitas peralatan medis dan tenaga kesehatan juga sudah tersedia. Pemerintah Kota Semarang juga menambah tempat isolasi bagi pasien Covid-19 yang tidak bergejala atau OTG di tiga tempat dengan kapasitas 500 tempat tidur. Namun langkah tersebut harus diimbangi dengan penambahan jumlah tempat tidur sebanyak 30 persen untuk merawat pasien Covid-19 di rumah sakit swasta di Kota Semarang.

“Kita melaunching rumah sakit darurat untuk penanganan Covid-19 di daerah Kedungmundu Kota Semarang. Ada 106 tempat tidur dan 12 ruang ICU yang siap digunakan untuk masyarakat penderita Covid-19 tapi karena darurat manajemen penempatan pasiennya diserahkan sepenuhnya Kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang. mudah-mudahan bisa membantu mengatasi masyarakat yang kesulitan mencari tempat tidur khususnya untuk karantina,” kata Hendrar Prihadi, Wali Kota Semarang.

Upaya penambahan ruang isolasi baik yang bergejala maupun yang tidak bergejala diusahakan minggu depan sudah mulai bisa difungsikan. Untuk rumah sakit darurat Covid-19 dikhususnya merawat pasien dengan gejala ringan hingga sedang karena saat ini masih terkendala dengan distribusi oksigen. 

“Rumah sakit darurat untuk gejala ringan hingga sedang. Tapi jangan bergejala berat karena kebutuhan oksigen central sangat dibutuhkan walaupun 12 ruang ICU sudah disiapkan,” kata Abdul Hakam, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang.

Melonjaknya jumlah pasien Covid-19 dengan kasus bergejala, memaksa adanya penambahan jumlah oksigen yang dibutuhkan oleh semua rumah sakit di Kota Semarang. Meski ada lonjakan jumlah kebutuhan oksigen, namun Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang mengaku kebutuhan oksigen masih bisa diantisipasi. Namun karena terkendala distribusi yang tidak maksimal, membuat pembagian oksigen di setiap rumah sakit tidak bisa merata.

#Covid19 #WaliKotaSemarang #HendrarPrihadi #otg #icu

Penulis : KompasTV-Jateng

Sumber : Kompas TV


TERBARU