> >

Sebelum Fathan Tewas, Kadiman Mengira Ancaman Minta Tebusan Rp 400 Juta dari HP Anaknya Bercanda

Kriminal | 15 Januari 2021, 00:48 WIB
Ilustrasi jenazah korban pembunuhan (Sumber: Pixabay)

Kadiman menjelaskan, sebelum ditemukan tewas, anaknya pamit hendak menginap ke rumah teman akrabnya bernama Aji pada Minggu (10/1/2021) sore.

"Tapi ternyata Fathan tidak pernah datang ke rumah Aji," kata Kadiman.

Kadiman mengatakan, Fathan pernah bercerita jika dia mempunyai kenalan baru yang tinggal di sekitar Pasar Johar, Karawang Timur.

Sejak itu pula, Fathan kerap berhubungan dengan kenalannya itu. Kadiman pun curiga Fathan bertemu dengan orang yang baru dikenalnya itu pada Minggu.

Baca Juga: Pemuda Aniaya Tetangga Hingga Tewas

Lebih lanjut, Kadiman menuturkan, pihaknya berharap Polres Karawang dapat menjatuhi hukuman yang sebanding terhadap pelaku pembunuhan Fathan.

"Ini merupakan cobaan berat bagi keluarga kami. Dan ini merupakan kehendak Allah. Tetapi namanya manusia, saya berharap pelaku segara ditangkap dan diadili sesuai hukum yang berlaku di Indonesia," ujarnya.

Selain itu, Kadiman berharap agar peristiwa yang menimpa anaknya tidak terjadi lagi pada orang lain di kemudian hari.

Karenanya, dia mengingatkan kepada orang tua lainnya, khususnya yang memiliki anak remaja agar memerhatikan pergaulan anak-anaknya.

Baca Juga: Tukang Service AC Tewas Tersengat Listrik Saat Memperbaiki AC Minimarket

"Jangan menganggap semua orang itu baik. Bisa saja ada yang berniat buruk. Saya berharap tidak terjadi lagi, ini yang terakhir," katanya.

Sementara itu, Polda Jabar telah menangkap pelaku yang diduga menculik dan membunuh Fathan Ardian Nurmiftah (18).

"Sudah ditangkap dua orang," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Erdi A Chaniago, Kamis (14/1/2021).

Adapun motif pelaku melakukan pembunuhan kepada Fathan, kata Erdi, penyidik masih mendalaminya sampai saat ini.

Baca Juga: Seorang Pria Lakukan Aksi Penembakan Secara Acak, Tewaskan Sejumlah Orang di Chicago

Penulis : Tito-Dirhantoro

Sumber : Kompas TV


TERBARU