> >

Anies: Corona Jakarta Cepat Tertangani, Kematian Rendah, tapi Harus Tekan Lagi

Update corona | 8 Desember 2020, 19:22 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Sumber: Dokumentasi Pemprov DKI Jakarta)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pelayanan dan fasilitas penanganan pandemi corona Jakarta telah memadai.

Hal tersebut dikatakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam kegiatan peluncuran Kampung Tangguh Jaya di Jalan Pedongkelan RW 16, Kelurahan Kapuk, Cengkareng, yang ia hadiri secara virtual.

Anies meminta agar masyarakat bersifat kolaboratif dalam penanganan Covid-19 di Jakarta.

Baca Juga: Setelah Kontak dengan Anies dan Riza Patria, Sebanyak 24 Orang Positif Covid-19

"Di Jakarta 3T (tracing, treatment, testing) pelayanan maksimal dan memadai. Dites (Covid-19) 24 jam keluar hasilnya. Situasi menguntungkan di Jakarta jangan sampai fasilitas baik tidak ketemu dengan kolaborasi masyarakat," ujar Anies pada Selasa (8/12/2020), dikutip dari Kompas.com.

Anies kemudian menjelaskan bahwa positivity rate di Jakarta sudah tergolong aman. Tingkat fatality rate di Jakarta pun dinyatakan Anies tergolong aman.

"Per 7 Desember, di Jakarta tingkat positivity rate 9 persen aman di bawah 10 persen. Tingkat fatality rate rendah," tandasnya.

Hal ini berarti penanganan warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 diklaim Anies sudah cepat.

Namun, Anies menegaskan bahwa masih ada tugas bersama warga untuk menekan penyebaran Covid-19.

"Orang kena Covid tertangani cepat, jadi tingkat kematian rendah, tapi harus kita tekan lagi. Angka di Jakarta baik, tapi Covid-nya masih ada. Tugas kita sama-sama minimalkan sekecil-kecilnya," ungkap Anies.

Ia kemudian mengimbau warga Jakarta untuk segera melapor ke petugas jika merasakan gejala terpapar Covid-19.

"Bila bergejala sampaikan. Tujuannya untuk melindungi diri sendiri, orang lain, dan keluarga," tambah Anies.

Baca Juga: Gubernur Anies Positif Corona, Pegawai di Balaikota Ikuti Tes Swab Massal

Diimbau Tak Menutup-nutupi

Jika menemui keluarga atau kolega yang terpapar virus SARS-Cov-2, Anies mengimbau warganya untuk tidak menutup-nutupi dan segera melapor ke petugas terdekat agar dapat dilaksanakan 3T (treatment, tracing, dan testing).

"Kalau ada kolega terpapar dan lingkungan tutupi dan lingkungan halang-halangi, maka kompletlah penyebaran meluas," ujar dia.

Ia juga kembali mengingatkan warga Jakarta untuk patuh melaksanakan protokol kesehatan agar dapat memutus rantai penyebaran Covid-19.

Pasalnya, tantangan dalam memerangi Covid-19 di Jakarta adalah menjaga kedisiplinan masyarakat dalam melaksanakan 3M (mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker).

"Semua sudah tahu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, ini semua tahu, tantangannya adalah menjalankannya secara disiplin," tambahnya.

Ia kemudian berharap Kampung Tangguh Jaya yang diluncurkan di beberapa lokasi di Jakarta pada hari ini dapat membantu menangani penyebaran Covid-19 di Jakarta.

Di Jakarta Barat, Kelurahan Kapuk terpilih menjadi lokasi kampung tangguh pertama. Pasalnya, angka positif Covid-19 tertinggi di Jakarta Barat ditemukan di lokasi ini.

Baca Juga: Dokter Tirta Sindir Netizen yang Sebut Sandiaga Uno Positif Corona adalah Skenario

Penulis : fadhilah

Sumber : Kompas TV


TERBARU