> >

Mahasiswa Yogyakarta Ramai-Ramai Jadi Korban Penipuan Arisan Online

Berita daerah | 16 November 2020, 11:09 WIB
Mahasisiwa Yogyakarta jadi korban penipuan berkedok arisan online lapor ke Polres Sleman. (Sumber: istimewa)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV- Belasan mahasiswa di Yogyakarta menjadi korban penipuan arisan online yang dilakukan oleh teman sekampusnya. Empat korban melaporkan perbuatan EGT (22) seorang mahasiswi asal Sumatera Utara ke Polres Sleman.

Investasi online sudah ditawarkan oleh EGT sejak September 2019 kepada teman-teman sekampusnya. Total, ada 18 orang mahasiswa yang tertarik untuk bergabung.

Para mahasiwa tertarik karena EGT menawarkan pendapatan yang cukup menjanjikan dari arisan online itu. Mereka yang bergabung juga tidak menduga jika kegiatan ini berujung penipuan arisan online.

Baca Juga: Istri Polisi Jadi Tersangka Investasi Bodong dan Arisan Online, Kerugian Rp 200 Juta

Salah satu korban penipuan berkedok arisan online, Juli Indah, bercerita tergiur mengikuti arisan online karena tawaran pengembalian hasil yang cepat dan banyak. Semula EGT memberikan tawaran investasi Rp 3 juta dapat menjadi Rp 4 juta dalam kurun waktu 10 sampai 25 hari.

Juli sempat bertanya kepada EGT terkait pengelolaan uang dari investor. Menurut EGT saat itu, uang diputar ke orang lain.

Ia mengaku tidak curiga terhadap EGT. Terlebih terduga pelaku adalah teman sekampus.

Namun, ia curiga karena akhir-akhir ini kerap melihat EGT menggunakan uang dari investor. Ia pun menyelidiki dan mendapati fakta banyak orang yang bergabung dalam arisan online ini.

“Setelah cari tahu ke keluarganya ternyata pelaku terlilit utang Rp 15 juta, jadi dia pinjam uang sana sini,” ucapnya.

Juli pun beberapa kali menagih haknya kepada EGT. Setiap kali ditagih, EGT selalu berusaha meyakinkannya sembari menunjukkan transparansi aliran dana.

Penulis : Switzy-Sabandar

Sumber : Kompas TV


TERBARU