> >

Edukasi Cinta Lingkungan, Sampah Bisa Dijadikan Penukar Bahan Pokok

Berita daerah | 10 November 2020, 22:04 WIB

BANJARMASIN, KOMPAS.TV - Menjadikan sampah memiliki manfaat dan nilai tukar, kini sudah menjadi kebiasaan pada sebagian warga di Jalan Jeruk Purut, Kelurahan Sungai Andai, Kota Banjarmasin.

Melalui bank sampah Bahemart, sampah rumah tangga berupa botol plastik, kertas, ataupun kardus bekas dapat mereka tukarkan dengan barang kebutuhan rumah tangga seperti gula atau bahan pokok lainnya. 

Cukup dengan membawa sampah yang telah dipilah untuk ditimbang dan dimasukkan ke dalam rekening tabungan sebagai nasakah bank sampah ini, Istiqomah bersama sang suami menjalankan kegiatan bank sampah ini bersama para relawan lain yang juga warga lingkungan sekitar.

Baca Juga: Peringati Hari Bersama Anak, Berbagi Kebahagiaan Dengan Anak Panti Sosial

Dengan puluhan nasabah yang sudah dimiliki, bank sampah yang sudah berjalan selama satu tahun ini sekaligus sebagai wujud edukasi kepada warga untuk berpartisipasi mengurangi sampah plastik. 

“Mereka saya himbau mengumpulkan bekas-bekas plastik dan buku-buku bekas anak mereka sekolah lalu saya suruh ke sini untuk ditukarkan sembako,” ujar Istiqomah, pengelola bank sampah Bahemart.

Sistem ini menurut warga sangat membantu di tengah kondisi perlambatan ekonomi akibat pandemi. 

“Saya menyetor sampah rumah tangga ke bank sampah Bahemart, bisa ditukar dengan isi ulang galon dan sembako. Terbantu sekali dengan adanya bank sampah ini karena dapat menambah penghasilan,” ujar Hayumi

Baca Juga: Mahasiswa Poliban Buat Robot Pembantu Rawat Pasien Covid-19

Tak hanya bahan pokok ataupun isi ulang air galon, dari sampah yang diserahkan pada bank sampah Bahemart ini warga bisa menabung emas melalui kerjasama yang dilakukan oleh pihak kedua yakin pegadaian. 

Penulis : KompasTV-Banjarmasin

Sumber : Kompas TV


TERBARU