> >

KKB Ancam Tembak Jatuh Pesawat Sipil yang Angkut Pasukan TNI dan Polri

Kriminal | 19 September 2020, 21:20 WIB
Kelompok kriminal bersenjata atau KKB Papua (Sumber: Tribunnews.com)

PAPUA, KOMPAS TV - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang mengklaim Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengeluarkan ancaman.

Kali ini, ancaman tersebut dilayangkan kepada maskapai penerbangan sipil di wilayah Papua.

Isinya, TPNPB tak akan segan-segan menembak pesawat sipil tersebut jika nekat mengangkut pasukan TNI dan Polri.

Baca Juga: 10 Anggota KKB Serahkan Diri dan Nyatakan Kembali ke NKRI

Adapun ancaman tersebut dikeluarkan sayap militer Organisasi Papua Merdeka (OPM) itu baru hari ini, Sabtu (19/9/2020).

Juru Bicara Komando Nasional TPNPB Sebby Sambom dalam keterangannya mengatakan markas pusat TPNPB memandang perlu mengeluarkan peringatan keras tersebut.

Tujuannya, agar seluruh maskapai penerbangan sipil di tanah Papua tidak menjadi sasaran tembak pasukan TPNPB.

“Jika penerbangan sipil mengangkut militer dan polisi Indonesia dari kota (atau) provinsi ke kabupaten-kabupaten, maka TPNPB siap menembak,” kata Sebby dalam keterangan resminya pada Sabtu (19/9/2020).

Baca Juga: Kapolres Duga KKB yang Tembaki Pengemudi Ojek Dipimpin Karel Tipagau dan Undius Waker

Karena itu, Sebby kembali memperingatkan agar maskapai-maskapai penerbangan tersebut sebaiknya tidak mengangkut aparat keamanan Indonesia.

Terutama, kata dia, ke wilayah-wilayah yang selama ini masih menjadi kawasan konflik bersenjata antara KKB dan TNI/Polri.

“Kami keluarkan peringatan tegas agar semua penerbangan (sebaiknya) tidak melayani anggota TNI/Polri,” ucap Sebby.

Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam XVII/ Cenderawasih Letkol (Arm) Reza Nur Patria belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut.

Baca Juga: Serangan KKB Sepanjang 2020: Beraksi 46 Kali dan Tewaskan 9 Orang, Korban Warga Sipil, TNI dan Polri

Ia hanya mengatakan untuk sementara, pihaknya akan melaporkan hal ini terlehih dahulu kepada pimpinan.

Begitu pula Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal.

Saat dikonfirmasi, Kamal memilih tak ingin merespons ancaman TPNPB yang disampaikan oleh Sebby Sambom itu.

Sebelumnya, kepolisian merilis bahwa pesawat Dabi Air PKD PGR ditembak KKB di ujung Bandara Bilogai, Kampung Bilogai, Kabupaten Intan Jaya, Jumat (18/9).

Baca Juga: Usai Bacok Lengan Tukang Ojek Hingga Putus, KKB Tembak Anggota TNI yang Ternyata Babinsa

Kombes Ahmad Musthofa Kamal mengatakan pesawat Dabi Air ditembak dua kali dari ketinggian dengan jarak 300 meter dari landas pacu Bandara Bilogai.

Tak hanya itu, KKB juga sebelumnya dilaporkan membacok seorang tukang ojek bernama Ahmad Badawi pada Kamis (17/9/2020).

Korban yang berusia 49 tahun itu dibacok di belakang SD YPPK Santo Mikael, Kampung Bilogai, Distrik Sugapa.

Akibat kekerasan itu, lengan korba putus dan akhirnya meninggal dunia karena kehabisan darah.

Baca Juga: Anggota TNI Korban Penyerangan KKB Papua Dimakamkan di TMP Palia

Kemudian, pada hari yang sama, KKB melakukan pengadangan terhadap anggota TNI yang sedang membawa logistik di Intan Jaya.

Dari aksi pengadangan itu, seorang anggota TNI selaku Babinsa bernama Serka Sahlan ditembak. Korban pun akhirnya meninggal dunia.

Penulis : Tito-Dirhantoro

Sumber : Kompas TV

Tag

TERBARU