> >

Detik-Detik Kecelakaan Maut di Tol Cipali Km 150, Berawal Bus Widia Ngebut

Peristiwa | 24 Agustus 2020, 10:47 WIB
Kecelakaan di Tol Cipali yang terjadi di KM 150+300 arah Cikopo menuju Palimanan pada, Minggu (23/8/2020) mengakibatkan kemacetan. (Sumber: Istimewa/Kompas.com)

KOMPAS.TV - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Tol Cikopo - Palimanan (Cipali), Jawa Barat.

Sebanyak tiga kendaraan terlibat tabrakan beruntun, tepatnya di Km 150+300 Tol Cipali, Wilayah Majalengka, arah Cikopo menuju Palimanan, Cirebon.

Peristiwa tabrakan maut ini terjadi pada Minggu (23/8/2020) pukul 14.30 WIB. Kecelakaan maut ini dilaporkan menelan empat korban jiwa.

Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Tol Cipali, 4 Orang Tewas

Panit PJR Cipali Ipda Dasep mengungkapkan, ketiga kendaraan ini datang dari arah Cikopo menuju Palimanan.

Truk Hino dikendarai Suprapto (35), warga Batang; bus PO Widia dikendarai Juli (63), warga Majalengka; dan Isuzu Elf dikendarai Risky (23), warga Wonogori, Jawa Tengah.

"Kejadian ini mengakibatkan empat orang tewas," ujar Ipda Dasep seperti dikutip Tribun Jabar.

"Kondisi jalan lurus dan beraspal, cuaca saat kecelakaan pun cerah," lanjutnya.

Bermula dari Bus PO Widia

GM Operation Astra Tol Cipali Suyitno membeberkan, kejadian berawal dari sopir bus PO Widia yang mengebut. Nahas, dia tak bisa mengontrol laju kendaraannya hingga akhirnya menabrak bagian belakang truk Hino.

Truk Hino saat itu sedang berada di lajur paling kiri karena ada gangguan roda kiri.

Akibat bertabrakan dengan truk, bus Widia terguling dan terbalik, lalu badan bus melintang di lajur 1 dan 2 jalan tol. Di saat bersamaan, datang Isuzu Elf.

Sopir Elf tak bisa menguasai kendaraannya sehingga menabrak bus yang terpelanting tersebut.

Baca Juga: TOP 3 NEWS: Kecelakaan Cipali | Nasib Berkas di Kejagung | Jokowi Singgung Zona Nyaman

4 Tewas, 6 Luka Ringan, 5 Luka Berat

Suyitno menjelaskan, empat korban yang meninggal dunia itu langsung dilarikan ke RS Arjawinangun.

Sedangkan korban luka ringan tercatat ada enam orang. Rinciannya, tiga korban laki-laki dewasa, satu perempuan dewasa, dan dua anak-anak.

Penulis : fadhilah

Sumber : Kompas TV


TERBARU