> >

Pernyataan Lengkap Buro Happold soal Keterlibatan di Pembangunan JIS

Sepak bola | 9 Juli 2023, 20:03 WIB
Lapangan Stadion JIS (Jakarta International Stadium), Jakarta Utara. (Sumber: KOMPAS/FAKHRI FALURROHMAN)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Buro Happold, perusahaan jasa design, rekayasa dan konsultansi asal Inggris, memberikan pernyataan mengenai peran mereka dalam pembangunan Jakarta International Stadium (JIS).

Pernyataan ini disampaikan Buro Happold terkait polemik JIS mengenai keterlibatan mereka dalam pembangunan stadion berkapasitas 82.000 orang itu.

Seperti yang diketahui, JIS yang direncanakan menjadi venue Piala Dunia U17 dinilai masih belum memenuhi standar dari FIFA terutama dari segi lahan parkir dan akses jalan. Alhasil, JIS pun harus direnovasi agar layak untuk menggelar pertandingan Piala Dunia U17.

Dengan polemik yang semakin membesar, beberapa pihak yang terlibat dalam pembangunan JIS pun ikut disorot. Pada akhirnya uro Happold pun merasa perlu untuk memberikan klarifikasi terkait peran mereka dalam pembangunan JIS.

Perusahaan yang didirikan Sir Edmund Happold itu menegaskan bahwa mereka tidak diminta dan tidak pernah mendesain JIS serta tidak terlibat dalam pekerjaan konstruksi.

Dalam keterangan resmi yang diterima KompasTV, Minggu (9/7/2023), Buro Happold mengatakan, mereka hanya diminta untuk membuat panduan desain serta jasa konsultasi dari Desember 2018 hingga Maret 2019.

Mereka kemudian diminta untuk meninjau konsep yang disiapkan pihak lain yang ternyata tidak sesuai dengan panduan konsep original dari mereka.

Pernyataan klarifikasi ini dikeluarkan Buro Happold guna menjelaskan peran mereka dalam pembangunan JIS serta menghindari kesalahan informasi dan persepsi.

Baca Juga: Klarifikasi Buro Happold soal JIS: Beberapa Aspek Tidak Sesuai Panduan Konsep Desain dari Kami

Buro Happold sendiri merupakan perusahaan konsultansi teknik global yang berfokus pada desain dan rekayasa berkelanjutan dan telah terlibat dalam proyek-proyek terkenal di berbagai sektor.

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU