> >

Laporta Kembali Tegaskan Ingin De Jong Bertahan tapi Harus Mau Gajinya Dipotong

Kompas sport | 29 Juli 2022, 23:32 WIB
Gelandang Barcelona Frenkie de Jong yang menjadi target Manchester United. (Sumber: Twitter @DeJongFrenkie21)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Barcelona Joan Laporta kembali mengatakan ingin Frenkie de Jong tetap bertahan di klub tetapi sang pemain harus menerima penyesuaian gaji. 

Saga transfer De Jong di musim panas ini tampaknya belum akan rampung dalam waktu dekat. 

Pemain asal Belanda itu telah menjadi target utama Manchester United di mana Erik ten Hag ingin bekerja sama lagi dengan mantan pemainnya di Ajax itu. 

Akan tetapi, meski ada kabar kesepakatan yang telah dicapai kedua pihak, De Jong hingga saat ini masih berstatus pemain Barcelona. 

Sang pemain pun dari awal mengatakan kesetiaannya dengan klub asal Catalunya itu dan tak berniat untuk angkat kaki dari Camp Nou. 

Namun ada pula laporan yang mengatakan, hal yang dilakukan De Jong itu adalah upayanya untuk menagih gajinya yang masih ditunggak Barcelona sebesar 17 juta euro. 

Pihak Manchester United yang tak menyerah pun kabarnya siap menunggu De Jong hingga penutupan jendela transfer pada 1 September mendatang karena yakin pemain berusia 25 tahun itu mau untuk merumput di Old Trafford. 

Laporta yang hadir pada acara UNHCR di Fifth Avenue, New York, Jumat (29/7/2022), menjawab berbagai pertanyaan terkait isu-isu Barcelona dan salah satunya terkait De Jong. 

Presiden klub itu kembali mengatakan bahwa dia ingin mempertahankan De Jong karena sang pemain ingin bertahan di Barcelona. 

Baca Juga: Frenkie de Jong Sebenarnya Ingin ke Manchester United tapi...

Namun dia tak memungkiri bahwa De Jong dan seluruh pemain harus menerima penyesuaian gaji karena kondisi yang ada di Barcelona saat ini. 

"Dia ingin bertahan dan kami ingin dia bertahan. Itu adalah hal yang paling penting," kata Laporta dikutip dari AS English.

"Yang jelas kami memiliki skala gaji baru dan semua pemain harus menyesuaikan diri dengan itu. Kami mencoba membuat para pemain ini memahami realitas klub. Kami menemukan diri kami dengan massa gaji dipicu oleh lebih dari 40%. Kita semua harus berusaha."

"Kami akan melakukan segala kemungkinan untuk membuatnya bertahan dan kami berharap sang pemain juga akan melakukan segala kemungkinan untuk bertahan," ucapnyanya. 

Meski tak bisa membayar gaji pemain secara penuh karena aturan financial fair play di La Liga, Barca yang mendapat suntikan dana setelah menjual 25 persen hak siar mereka untuk 25 tahun ke depan terus membeli pemain baru. 

Teranyar, Xavi kembali mendapat tambahan kekuatan di lini belakang dengan datangnya bek Jules Kounde. 

Laporta pun senang dengan transfer ini dan mengatakan kedatangan Kounde ini menjadi bukti bahwa meski Barcelona hanya bisa menggaji pemain dengan kecil, mereka tetap mau untuk datang. 

"Sangat senang. Ini adalah satu lagi bukti bahwa pemain ingin datang bahkan jika mereka dibayar lebih sedikit. Xavi pantas mendapatkan upaya ini."

"Kami membangun tim. Ketika seorang pemain ingin datang ke Barca, itu sangat membantu dalam negosiasi," tuturnya.

Baca Juga: Kabar Terbaru Transfer De Jong ke Manchester United, Ini Kata Laporta

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : AS English


TERBARU