> >

Pemerintah Bakal Bentuk Satgas untuk Audit Bangunan Pondok Pesantren

Rumah pemilu | 7 Oktober 2025, 16:32 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin berbicara dengan media seusai penutupan retret kepala daerah di Akmil Magelang, Jawa Tengah, Jumat (28/2/2025). Pemerintah akan membetuk satuan tugas atau Satgas untuk mengaudit bangunan pondok pesantren (Ponpes) di Indonesia. (Sumber: Kompas.tv/Kurniawan Eka Mulyana)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah akan membetuk satuan tugas atau Satgas untuk mengaudit bangunan pondok pesantren (Ponpes) di Indonesia.

Informasi ini disampaikan Menteri Koordinator Bidan Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dalam konferensi pers, Selasa (7/10/2025).

"Menindaklanjuti tugas Presiden (Prabowo Subianto) untuk melakukan audit dan mencari solusi pesantren-pesantren setelah musibah besar sampai 67 (orang) meninggal dunia. Kami sudah bergerak bahkan melakukan langkah-langkah agresif," kata Cak Imin.

"Pertama kami akan membentuk satuan tugas pembangunan pesantren, dimulai yang paling rawan, dimulai dengan audit oleh pasukannnya pak Menteri Pekerjaan Umum (Dody Hanggodo)," ujarnya.

Baca Juga: Bangunan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ambruk, Sudah 17 Jenazah Korban yang Teridentifikasi

Menurut penjelasannya, Satgas tersebut nantinya akan melakukan check dan cross check data terkait Ponpes guna keperluan audit.

"Nanti jajaran satuan tugas ini akan melakukan check dan cross check data beserta masyarakat dan Pemerintah Daerah untuk bisa melakukan audit dan penanggulangan cepat supaya tidak terjadi musibah-musibah lagi," ujarnya.

Selain melakukan audit, Satgas tersebut kata ia juga akan melakukan pembinaan dan pembenahan terhadap proses-proses dan prosedur.

Sebelumnya, Cak Imin mengungkapkan audit terhadap bangunan pondok pesantren akan diprioritaskan untuk bangunan rawan dan yang berusia tua.

"Kita melakukan audit pesantren-pesantren tua, apalagi di atas 100-200 tahun, yang tentu koordinasi dengan Menteri PU (Pekerjaan Umum). Audit bangunan lalu kita carikan anggaran untuk renovasinya," ujarnya.

"Mana yang diprioritaskan? Kita sudah memutuskan yang kita prioritaskan adalah yang paling rawan. Kedua, paling tua," ucap dia.

Lebih lanjut, ia mengatakan tengah mendata semua pondok pesantren di Tanah Air, termasuk yang bangunannya rawan dan sudah tua.

"Saya beserta Pak Menteri Agama akan terus bekerja dalam hari-hari ini secepat-cepatnya, kami melakukan pendataan terutama yang tua dan rawan untuk kita ambil langkah-langkah penanganan secepat-cepatnya dan sebaik-baiknya," ucapnya.

Sebagai informasi, rencana audit dibuat pemerintah usai ambruknya bangunan musala Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo yang mengakibatkan 67 santri meninggal dunia.

Baca Juga: Update Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ambruk: Korban Meninggal Jadi 67 Orang, Termasuk 8 Body Part

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV


TERBARU