> >

Soal Salam 4 Jari, Nusron Wahid: Namanya Orang Lagi Panik, Usaha Boleh Saja

Rumah pemilu | 31 Januari 2024, 07:51 WIB
Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Nusron Wahid di Jakarta Selatan, Senin (6/11/2023). (Sumber: Fadel Prayoga/Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Gerakan salam empat jari disebut muncul untuk memengaruhi elektabilias pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden (Capres-Cawapres) RI nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Penjelasan itu disampaikan oleh Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Nusron Wahid.

Menurutnya, gerakan yang dilakukan untuk menolak pasangan capres-cawapres nomor urut 2 sudah dilakukan dengan berbagai cara.

“Ya kalau (gerakan) nolak kan surveinya enggak naik. Gerakan-gerakan untuk menolak 02 kan sudah berbagai cara,” kata Nusron di Media Center TKN, Jakarta Selatan, Selasa (30/1/2024), dikutip Kompas.com.

Baca Juga: Jokowi Intens Berkunjung ke Jateng, Puan: Rakyat Sudah Punya Pilihan, Jateng Tetap Kandang Banteng

Nusron menuturkan, Prabowo-Gibran telah mendapat gerakan penolakan dengan berbagai cara, seperti isu politik dinasti.

Meski demikian, lanjut dia, elektabilitas Prabowo-Gibran justru naik.

“Macam-macam (gerakannya), tapi tren surveinya naik terus ya alhamdulillah.”

“Kalau kayak gitu biarkan rakyat yang menilai ya. Namanya orang lagi panik usaha boleh-boleh saja, itu kan bentuk rasa kepanikan,” kata Nusron.

Baca Juga: Ganjar Tanggapi Gerakan Salam Empat Jari: Tunggu Setelah 14 Februari

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Desy-Afrianti

Sumber : kompas.com


TERBARU