> >

Dukung Sistem Proporsional Tertutup, Yusril: Mungkin Tinggal PDIP dan PBB yang Menghendaki

Rumah pemilu | 11 Januari 2023, 19:31 WIB
Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra saat membuka rapat koordinasi nasional dan musyawarah dewan PBB, pada Rabu (11/1/2023). (Sumber: Tangkap Layar Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Partai Bulan Bintang (PBB) menyinggung terkait polemik sistem pemilu proporsional terbuka atau tertutup.

Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra menyebut, partainya mengambil sikap untuk menghendaki sistem proporsional tertutup, seperti Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Hal ini disampaikan saat membuka rapat koordinasi nasional dan musyawarah dewan PBB, pada Rabu (11/1/2023). 

"Lalu ada lagi wacana saat ini, apakah Pemilu dengan sistem terbuka atau tertutup," kata Yusril.

"PBB sebenarnya menghendaki Pemilu dengan sistem tertutup, barangkali cuma tinggal PDIP dan PBB yang menghendaki sistem itu."

Untuk diketahui, sistem proporsional tertutup memungkinkan para pemilih hanya disajikan logo partai politik (parpol) saja di surat suara mereka, bukan nama kader partai yang mengikuti pemilihan legislatif (pileg).

Lebih lanjut, Yusril menjelaskan alasan partainya untuk mendukung sistem proporsional tertutup untuk Pemilu 2024 mendatang. 

"Mengapa kita berpikir seperti itu, oleh karena demokrasi kita telah mengalami pergeseran yang luar biasa dari kekuatan rakyat menjadi kekuatan uang, kekuatan modal," jelasnya. 

"Orang tidak perlu dikader, didik di partai dan tidak perlu harus berjenjang dari bawah dalam kepengurusan, tiba-tiba karena punya uang, populer, direkrut jadi caleg dan terpilih akhirnya jadi anggota DPR yang jauh dari harapan kita."

Baca Juga: 8 Fraksi di Parlemen Desak MK Tolak Gugatan Sistem Pemilu Proporsional Tertutup

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU