> >

Intip Suvenir Resmi KTT G20, Ada Kerajinan Tangan hingga Kosmetik

Update | 14 November 2022, 07:11 WIB
Perajin menyelesaikan pembuatan kerajinan wayang untuk suvenir resmi KTT G20 Bali di Suryo Art Galeri, Kampung Purbayan, Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah. (Sumber: Indonesia.go.id)

Imagenation membuat tas dari bahan ramah lingkungan, sedangkan Pala Nusantara memproduksi jam tangan berbahan kayu.

UMKM asal Bali, Hape, telah menyiapkan aneka produk tas laptop dan notebook. 

Lalu ada UMKM asal NTB, Batika, yang membuat produk-produk berupa tas jinjing, tas selempang, dan tas lain yang dipadukan dengan batik. 

Baca Juga: Tentang KTT B20: Jadwal, Peserta, Agenda, dan Tujuan

Kerajinan tangan

Untuk produk kerajinan tangan ada Faber Instrument Indonesia dari Jabar yang dikenal lewat radio digital berbahan kayu bergaya vintage, mirip seperti radio transistor era 1970-an dengan beragam ukuran. 

Empat desain radio best seller mereka yakni Gede Pangrango, Wijaya Kusuma, Joglo, dan Cipanas akan dibawa ke Nusa Dua.

Selanjutnya UMKM dari Jawa Timur (Jatim), Hucravindo, memproduksi kerajinan tangan berupa jam dinding, binder, dan aneka alat tulis dari bahan kayu.

Masih dari Jatim, ada Wonnow Handcrafted yang menghasilkan produk berbahan kulit berupa card holder, name tag, dompet kartu (card wallet), tempat alat tulis (pen case), dan dompet. 

Selain itu, ada UMKM dari Jawa Tengah (Jateng), Furniwell Calistaprima, yang membuat produk keperluan rumah tangga berbahan kayu.

Masih dari Jateng, UMKM Suryoart, membuat vandel wayang berbahan kayu, wayang logam berbingkai kayu, serta tempat pena dengan gunungan wayang yang juga dari bahan kayu.

Kosmetik dan kesehatan

Untuk produk kosmetik, herbal, dan kesehatan diwakili oleh Dehealth Supplies dari Jawa Timur, UMKM yang memproduksi minuman seperti cuka apel, cuka nanas, dan cuka lemon. 

Selanjutnya ada Fragrande Kreasi Alami, produsen lilin aroma terapi dan pengharum ruangan asal Jawa Barat. 

Ada juga Adem Juice & Smoothies dari Bali yang membawa produk andalan berupa minuman herbal campuran apel, jahe, nanas, jeruk, wortel, dan lainnya.

Selanjutnya ada Tri Utami Jaya, UMKM asal NTB yang memproduksi jamu tradisional dari daun kelor yang dikemas dalam bentuk kapsul, teh, kopi, kosmetik, dan juga makanan bermerek Moringa. 

Baca Juga: Teh Daun Kelor Jadi Souvenir di KTT G20, Ternyata Manfaatnya Enggak Main-main

Provinsi Aceh diwakili oleh UMKM Yagi Natural Indonesia, produsen perawatan kulit berbahan alami khususnya cokelat. Produk yang dihasilkan berupa skincare, lip balm, sampo, lotion, dan lainnya.

Penulis : Nadia Intan Fajarlie Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV/Indonesia.go.id


TERBARU