> >

Sampai Kapan Pencarian Eril Anak Ridwan Kamil Dilakukan? Ini Penjelasan KBRI Bern

Peristiwa | 28 Mei 2022, 14:57 WIB
Sungai Aare, tempat anak Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz hilang. Sampai kapan pencarian Eril dilakukan? (Sumber: Bern.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pencarian anak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtaz alias Eril, masih terus dilakukan hingga artikel ini ditayangkan, usai dinyatakan hanyut pada Kamis (26/5/2022) lalu.

Memasuki hari ketiga pencarian, Sabtu (28/5), Tim SAR akan melalui pencarian secara lebih intensif menggunakan berbagai metode, yakni perahu, drone, dan penyelaman.

“Hari ini, Sabtu, Tim SAR masih akan melanjutkan upaya pencarian, metode  pencarian akan lebih intensif, yaitu dengan perahu atau boat search, drone untuk menyisir tepian, dan penyelaman,” kata Dubes RI di Swiss, Muliaman Hadad dalam konferensi pers yang turut disiarkan langsung dalam program Breaking News Kompas TV, Sabtu (28/5).

Baca Juga: Rangkuman Proses Pencarian Eril Anak Ridwan Kamil: dari Hari Pertama hingga Update Hari Ini

Drone akan dioperasikan oleh petugas pemadam kebakaran untuk diterbangkan rendah di atas permukaan Sungai Aare.

Adapun, penyelaman akan disesuaikan dengan situasi sungai, termasuk kekeruhan, arus, dan suhu air.

Lantas, sampai kapan pencarian Eril akan dilakukan?

Muliaman Hadad yang telah berkoordinasi dengan polisi sungai mengatakan, pihak kepolisian tidak menetapkan limit waktu pencarian.

Sebab, pencarian korban hanyut sudah menjadi tanggung jawab dari polisi sungai untuk mengawasi beberapa titik di Sungai Aare.

“Sebetulnya tidak ada spesifik waktu, batas maksimum kapan pencarian ini akan dilakukan. Karena kemarin kita bertemu dengan Tim SAR mereka merasa, terutama, polisi sungai mengatakan adalah menjadi tugas kami untuk setiap saat terus memantau keamanan dari sungai ini,” jelas Muliaman.

“Jadi mereka tidak mengatakan dalam berapa hari, misalnya tidak ditemukan, maka kemudian pencarian dihentikan. Begitu. Pencarian akan terus berlangsung setiap hari, karena itu memang menjadi tugas mereka,” lanjutnya.

Penulis : Fiqih Rahmawati Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV


TERBARU