> >

Pengamat: Pertemuan Cak Imin dengan KPU-Bawaslu Memalukan, Beri Efek Negatif Penyelenggara Pemilu

Berita utama | 14 Maret 2022, 10:10 WIB
Direktur Eksekutif Lingkar Madani (LIMA) Ray Rangkuti saat mengkritisi DPR RI terkait jumlah Pansus RUU IKN dan perubahan tata tertib (Sumber: Kompas TV/Nurul Fitriana)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dinilai telah melakukan hal memalukan karena bertemu dengan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisioner Komisi Pemberantasan Umum (KPU).

Demikian Pengamat dari Lingkar Madani Indonesia (Lima Indonesia) Ray Rangkuti kepada KOMPAS TV, Senin (14/3/2022).

“Pertemuan anggota Bawaslu dan KPU yang baru terpilih dengan ketum PKB sangat mengejutkan sekaligus memalukan,” ucap Ray Rangkuti.

Bagi Ray, tidak jelas alasan rasional dan etik yang mendasari pertemuan antara Muhaimin dengan anggota KPU dan Bawaslu.

“Mengapa? Tidak jelas alasan rasional dan etika yang mendasari pertemuan tersebut. Apa maksud? Untuk apa dan bertujuan apa pertemuan tersebut?,” ujar Ray.

Baca Juga: Respon PKS soal Klaim 110 Juta Warga Setuju Pemilu Ditunda

Di samping itu, kata Ray, pertemuan itu justru memberi efek negatif bagi Anggota Bawaslu dan Komisioner KPU.

Sebab, sebagai penyelenggara negeri ketiga pihak tersebut tidak dapat begitu saja bertemu.

“Diundang ketua partai untuk sekedar berbincang-bincang itu akan dapat memberi efek negatif terhadap para komisioner,” ucap Ray.

“Lagi pula, etika penyelenggara negara tidak begitu saja dapat bertemu dengan bakal calon peserta jika tidak atas kepentingan pelaksanaan pemilu sendiri,” tambahnya.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


TERBARU