> >

Jaksa Agung Siap Bantu Erick Thohir Bersih-bersih BUMN

Berita utama | 11 Januari 2022, 16:54 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Jaksa Agung ST Burhanuddin memberikan pernyataan terkait indikasi korupsi pengadaan pesawat ATR 72-600 di Garuda Indonesia ke Kejaksaan Agung di Jakarta, Selasa (11/1/2022). (Sumber: Tangkapan layar YouTube Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menegaskan, Kejaksaan Agung membantu Kementerian BUMN yang dipimpin Erick Thohir untuk bersih-bersih BUMN.

Pernyataan itu disampaikan Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin setelah menerima bukti audit investigasi indikasi korupsi pengadaan pesawat ATR 72-600 di Garuda Indonesia dari Menteri BUMN Erick Thohir.

“Kami mendukung Kementerian BUMN dalam rangka bersih-bersih,” kata Jaksa Agung ST Burhanuddin, Selasa (11/1/2021).

“BUMN yang bersih akan lebih baik tentunya di bawah kepemimpinan Pak Menteri Erick, kita akan lakukan dan support terus,” tambahnya.

Dalam kerja sama antara Kejaksaan Agung dengan Kementerian BUMN, Burhanuddin memastikan, penyelidikan di lingkungan BUMN tidak akan berhenti di indikasi korupsi Garuda Indonesia.

Baca Juga: Dirut Garuda Dukung Penyelidikan Kejagung untuk Indikasi Korupsi Pengadaan Pesawat ATR 72-600

“Kalau pengembangan pasti, insyaallah tidak akan berhenti di sini, akan kita kembangkan sampai benar-benar Garuda ini bersih,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan Menteri BUMN Erick Thohir yang mengungkapkan soal kemungkinan ada lagi pengadaan pesawat yang juga diselidiki selain ATR 72-600.

“Apakah ada pengembangan dengan proses daripada pengadaan pesawat terbang lain, dimungkinkan, karena itu kan bagian tadi yang kita selesaikan. Hal ini harus benar-benar transparansi,” ujarnya.

“Pertanyaan apakah akan menjadi hambatan untuk penyelesaian lessor (penyewa)? Tidak, karena kan kita sudah memetakan mana lessor yang memang ada indikasi korupsi, mana lessor yang kita sewa kemahalan. Ya karena bodohnya kita sendiri, kenapa mau tanda tangan kemahalan?!” tambah Erick.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Kompas TV


TERBARU