> >

Hillary Brigitta Lasut Sebut Anggota Dewan Setara dengan Presiden, Pimpinan DPR Bereaksi

Politik | 15 Desember 2021, 22:37 WIB
Anggota DPR RI Hillary Brigitta Lasut (Sumber: Tribunnews.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Anggota Komisi VII DPR Hillary Brigitta Lasut menyebut bahwa anggota dewan memilikii kedudukan yang setara dengan presiden.

Karena itu, Hillary menilai baik anggota dewan maupun presiden boleh melakukan karantina mandiri seusai pulang bepergian dari luar negeri.

Baca Juga: Hillary Brigitta Minta Maaf ke Jenderal Dudung, Permohonan Ajudan Pribadi TNI Batal

Menanggapi pernyataan Hillary, Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar angkat bicara. Muhaimin menilai ucapan Hillary merupakan pernyataan yang berlebihan.

"Itu overover, enggak usah setara-setaraan lah, enggak usah istimewa-istimewaan lah," kata Muhaimin di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (15/12/2021).

Dalam pandangannya, Muhaimin menuturkan semestinya tidak perlu ada keistimewaan yang diberikan bagi anggota dewan untuk karantina mandiri sepulang dari luar negeri.

Ketua Umum PKB itu pun mengusulkan agar seluruh masyarakat dapat menjalani karantina mandiri setelah pulang dari luar negeri. Dengan begitu, tidak hanya berlaku bagi pejabat publik.

Baca Juga: Anggota DPR Hillary Brigitta Lasut Minta Ajudan TNI, KSAD Jenderal Dudung: Tidak akan Saya Penuhi

"Sekarang yang penting (karantina) mandiri saja semua, bukan cuma DPR yang mandiri saja," ujar Muhaimin.

Muhaimin menyatakan demikian karena mengaku selama ini mendapat banyak keluhan dari masyarakat mengenai mahalnya biaya karantina di hotel.

Itu sebabnya Muhaimin lantas mengusulkan agar masyarakat umum juga diperbolehkan untuk melakukan karantina secara mandiri.

"Kalau bisa, sekarang daripada biaya mahal lebih baik karantina mandiri dengan kontrol, semua saja, semua, supaya tidak terlampau mahal," ucap Muhaimin.

Baca Juga: Hillary Minta Ajudan TNI, MKD Sebut Anggota Dewan Punya Hak Protokol

Jika masyarakat umum dapat melakukan karantina mandiri, kata Muhaimin, maka tugas pemerintah selanjutnya hanya mengawasinya saja agar mereka tetap disiplin.

Muhaimin menjelaskan pengawasan oleh pemerintah itu dapat dilakukan menggunakan teknologi global positioning system (GPS) atau melakukan inspeksi mendadak.

"Jadi tidak hanya DPR ya, semua, kita usulkan kepada pemeirntah semua yang karantina adalah karantina mandiri, murah tapi kontrol ketat," ujar Muhaimin.

Baca Juga: Hillary Brigitta Minta Ajudan dari TNI, Formappi: Arogan! Semakin Ciptakan Jarak DPR dengan Rakyat

Sebelumnya diberitakan, Hillary menilai tak ada yang salah apabila anggota Komisi VII DPR sekaligus artis Mulan Jameela melakukan karantina mandiri di rumah setelah tiba dari luar negeri.

Dia menilai presiden dan anggota dewan memiliki kedudukan yang sama sehingga memiliki hak yang sama pula untuk melakukan karantina secara mandiri.

"Dilihat dari sudut pandang hukum, DPR itu setara presiden kalau dalam pembagian kekuasaan, tidak masuk akal dan tidak etis kalau presiden karantina di Istana Bogor terus DPR RI karantina di Wisma Atlet," kata Hillary dalam keterangan tertulis, Senin (13/12/2021).

Baca Juga: Cerita Anggota DPR Termuda Hillary Lasut yang Minta Ajudan Pribadi Langsung ke KSAD

 

Penulis : Tito Dirhantoro Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas.com


TERBARU