Kompas TV nasional politik

Anggota DPR Hillary Brigitta Lasut Minta Ajudan TNI, KSAD Jenderal Dudung: Tidak akan Saya Penuhi

Jumat, 3 Desember 2021 | 21:37 WIB
anggota-dpr-hillary-brigitta-lasut-minta-ajudan-tni-ksad-jenderal-dudung-tidak-akan-saya-penuhi
Anggota DPR RI Hillary Brigitta Lasut (Sumber: Tribunnews.com)
Penulis : Tito Dirhantoro | Editor : Fadhilah

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman merespons soal permintaan Anggota DPR Hilary Brigitta Lasut yang meminta ajudan dari TNI AD.

Dengan tegas, mantan Pangdam Jaya itu menyatakan tidak akan memenuhi permintaan anggota Komisi I DPR RI tersebut.

Baca Juga: Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Marahi Kasrem Merauke: Lihat Saya, Enggak Usah Lihat Handphone!

"Tidak akan saya penuhi," kata Dudung tegas melalui pesan singkatnya pada Jumat (3/12/2021), seperti dikutip dari Kompas.com.

Seperti diketahui, Hillary mengakui sebelumnya telah berkirim surat kepada Jenderal Dudung Abdurachman untuk meminta ajudan atau bantuan pengamanan dari TNI.

"Benar, saya menyurat ke KSAD untuk memohon bantuan pengamanan sesuai dengan Permen No.85 Tahun 2014," tulis Hillary dalam akun Instagram-nya, @hillarybrigitta.

Baca Juga: Kapolri Terbitkan Peraturan Nomor 15 Tahun 2021, Novel Baswedan Dkk Akhirnya Diangkat Jadi ASN Polri

Hillary menjelaskan alasan dirinya memilih bantuan pengamanan dari TNI karena secara fisik dan mental, prajurit TNI selalu siap, bahkan dalam keadaan darurat sekali pun.

Selain itu, anggota DPR RI termuda itu mengatakan, sudah terlalu sering merepotkan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo terkait beragam kasus di daerah pemilihannya.

Karena itu, untuk berikutnya Hillary merasa lebih nyaman jika meminta bantuan pengamanan kepada TNI.

Baca Juga: Hillary Minta Ajudan TNI, MKD Sebut Anggota Dewan Punya Hak Protokol

Hillary menuturkan, pekerjaannya sebagai wakil rakyat tak lepas dari ancaman dan rasa khawatir karena ia mesti mengutarakan pendapat dan suara rakyat yang terkadang berbeda haluan dengan kepentingan sebagian golongan kuat.

"Kalau ditanya kenapa, jujur saya harus mengakui cukup tidak mudah untuk menjadi seorang perempuan, berusia 20-an dan belum menikah, khususnya di dunia politik yang dinamis dan tidak tertebak," ujar Hillary.

Politikus Partai Nasdem itu melanjutkan, ia juga mempertimbangkan adanya pengamanan karena hanya tinggal dengan bibi dan adik-adiknya yang masih kecil di Jakarta.

Baca Juga: Hillary Brigitta Minta Ajudan dari TNI, Formappi: Arogan! Semakin Ciptakan Jarak DPR dengan Rakyat

"Kewajiban saya untuk menjaga adik-adik yang ditinggalkan almarhum ibu saya di awal tahun ini membuat saya memantapkan tekad untuk membuka diri meminta bantuan pengamanan," ujar Hillary.

"Khususnya karena saya sering berselisih paham dengan banyak pihak hanya demi mempertahankan apa yang saya anggap benar dilakukan untuk masyarakat Sulut."

Oleh karena itu, ia menegaskan, permintaan bantuan pengamanan itu bukan untuk kelihatan keren tetapi karena butuh dan terdesak.

Baca Juga: Profil Hillary Brigitta Lasut, Anggota DPR Termuda yang Minta Ajudan dari TNI

"Ada hal-hal besar dan strategis yang akan saya suarakan beberapa saat ke depan dan berpotensi mengganggu sekelompok oknum, sehingga saya yakin tindakan antisipasi tidak ada salahnya," ujar Hillary.

Ia menambahkan, dirinya juga siap menanggung biaya personel TNI yang ditugaskan menjadi ajudannya agar tidak menjadi beban pengeluaran negara.

Baca Juga: Hillary Brigitta Disorot karena Minta Ajudan dari TNI, Formappi: Itu Penyalahgunaan Kekuasaan

 


Sumber : Kompas.com

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x