> >

PKB Anggap Cyber Army MUI Terlalu Berlebihan dan Hanya untuk Kepentingan Kelompok

Politik | 20 November 2021, 18:57 WIB
 

JAKARTA, KOMPAS. TV - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DKI Jakarta Hasbiallah Ilyas pembentukan Majelis Ulama Indonesia Cyber Army Jakarta, terlalu berlebihan.

Dia menilai pembentukan cyber army di MUI DKI Jakarta, hanyalah untuk kepentingan kelompok tertentu saja.

Selain itu, Hasbiallah juga mensinyalir, pembentukan cyber army berhubungan dengan kepentingan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Padahal, MUI haruslah mewakili kepentingan umat dan bukan kepentingan pihak tertentu saja. 

Baca Juga: Pengamat Jelaskan 3 Poin Krusial Terkait Cyber Army Bikinan MUI DKI untuk Bela Anies dan Ulama

"MUI miik bersama bukan milik suatu kelompok Pemprov DKI Jakarta. Tidak boleh," tutur Hasbiallah, di Jakarta, Sabtu (20/11/2021).

Menurutnya MUI DKI Jakarta juga tidak perlu membentuk cyber army. Sebab, hal itu bertentangan dengan fatwa MUI Pusat.

"Menurut pandangan kami MUI DKI Jakarta tidak perlu membuat yang namanya cyber Army karena bertentangan dengan fatwa MUI pusat mengharamkan cyber army," paparnya. 

Baca Juga: HUT ke-76 TNI, Gubernur Lemhannas Sebut Pola Perang Berubah, Pertahanan Cyber Perlu Diperkuat

MUI harus tetap berjalan dengan tugas pokok dan fungsinya. Sebab di MUI DKI Jakarta berkumpul semua ulama-ulama di DKI Jakarta.

Keberadaan MUI DKI Jakarta, harus membawa kesejukan untuk semua masyarakat, dan tidak menunjukkan keberpihakan kepada kelompok.

"Bikinlah ulama yang bisa membawa kesejukan di kalangan umat Islam," ucap Hasbiallah. 

Baca Juga: Mahfud MD: Banyak Undang-Undang Menyebut Nama MUI, Pembubaran Tidak Realistis

Sebelumnya diberitakan, MUI DKI Jakarta dikabarkan membuat cyber army yang bertujuan salah satunya untuk melindungi para ulama dari pelbagai serangan di dunia digital. Baik yang dilakukan oleh buzzer maupun para penjahat siber.

Selain itu, sebagaimana dikutip dari situs resmi MUI, Ketum MUI DKI Jakarta Munahar Muchtar berharap agar Infokom dan keluarga besar MUI DKI bisa membela dan membantu Anies yang telah bekerja keras untuk masyarakat ibu kota.

Jika para buzzer mencari kesalahan Anies, kata Munahar, Infokom mengangkat keberhasilannya baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Beliau ini termasuk 21 orang pahlawan dunia. Berita-berita saya minta MUI DKI yang mengangkatnya, karena kita mitra kerja dari Pemprov DKI Jakarta,” kata Munahar.

 

Penulis : Vidi Batlolone Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU