> >

Ada 19,9 Juta Orang akan Mudik Natal Tahun Baru, Jokowi Minta Kepala Daerah Cegah Kerumunan

Peristiwa | 26 Oktober 2021, 13:28 WIB
Presiden Joko Widodo memerintahkan seluruh kepala daerah untuk dapat mengatur dan mengelola libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. (Sumber: Associated Press)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan kepada seluruh kepala daerah untuk dapat mengatur libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Presiden meminta, Nataru dapat berjalan tanpa adanya kerumunan dan mobilitas masyarakat seperti mudik. Hal ini penting dilakukan guna mencegah terjadinya peningkatan kasus Covid-19 di Tanah Air. 

Adapun pernyataan disampaikan Jokowi saat memberikan pengarahan kepada para kepala daerah se-Indonesia, Senin (25/10/20210), secara virtual dari Istana Merdeka, Jakarta.

"Saya minta betul-betul agar dikelola, diatur, sehingga Natal dan Tahun Baru ini berjalan dengan tidak ada kerumunan,” kata Jokowi, sebagaimana yang dirilis laman Sekretariat Presiden, Selasa (26/10/2021). 

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, Kepala Negara ini menyebut libur Natal dan Tahun Baru menyebabkan peningkatan penyebaran Covid-19. Mengingat banyak masyarakat yang melakukan mudik pada momen tersebut. 

Lebih lanjut, Jokowi menuturkan berdasarkan hasil survei ada 19,9 juta orang yang berniat mudik pada akhir 2021. 

Menurut Presiden, jumlah yang tidak sedikit tersebut harus diantisipasi oleh semua provinsi, kabupaten, dan kota.

Baca Juga: Luhut: Arahan Presiden Jokowi Harga PCR Turun Jadi Rp 300 Ribu, Berlaku 3x24 Jam

 “Inilah yang harus kita antisipasi, semua provinsi, semua kabupaten dan kota harus mengingatkan warganya agar Natal dan Tahun Baru ini lebih baik tidak bepergian ke mana-mana,” tegas Jokowi. 

Dia kemudian menekankan seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memiliki peranan yang sangat penting dalam menyosialisasikan hal tersebut.

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV


TERBARU