> >

Ganjar Respons Sebutan Celeng untuk Kader PDIP yang Mendukungnya Jadi Capres 2024

Politik | 12 Oktober 2021, 04:35 WIB
Gubenrur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat saat meninjau penanganan Covid-19 di Demak, Jumat (18/6/2021) (Sumber: Laman Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah)

Adapun pihak yang terang-terangan mendukung Ganjar maju sebagai Capres 2024 adalah Wakil Ketua DPC PDIP Purworejo Albertus Sumbogo.

Albertus merasa masih dalam barisan PDI Perjuangan. Meski begitu, ia ingin menyampaikan aspirasi masyarakat.

“Bagi saya, saya masih dalam barisan. Hak bicara, hak aspirasi itu dijamin oleh aturan. Saya tidak memutuskan yang harus jadi Ganjar, bukan. Aspirasi masyarakat ini kan perlu ditampung,” kata Albertus kepada KOMPAS TV, Senin (11/10/2021).

Baca Juga: Ganjar Minta Alokasi Khusus Vaksin Covid-19 agar Level PPKM di Sejumlah Daerah di Jateng Turun

Apalagi, Albertus menyoroti sejumlah survei yang memperlihatkan elektabilitas tinggi terhadap Ganjar Pranowo.

“Belum (memberi masukan ke PDI-P). Jadi kita masih mengorganisasi diri untuk pewacanaan bersama-sama dengan teman-teman relawan Ganjar yang lain,” ujar Albertus.

Sebagai kader PDIP, Albertus mengaku akan mengikuti apapun keputusan Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum.

“Kalau saya secara pribadi, iya (menerima apapun keputusan ketua umum). Tapi, teman-teman ini kan bukan hanya orang PDI Perjuangan. Ada banyak komponen masyarakat yang bersama saya,” ucap Albertus.

Baca Juga: Sahabat Ganjar Deklarasi Dukungan Untuk Pilpres 2024, Hingga Bagi-bagi Sembako ke Tukang Becak

Ia mengatakan, Seknas Ganjar Indonesia di Purworejo berasal dari berbagai kalangan, mulai advokat, pedagang, seniman, tokoh rohaniwan, anggota lembaga swadaya masyarakat (LSM), hingga relawan Jokowi.

Menurutnya, simpatisan dan kader PDIP yang mendukung Ganjar hanya menyampaikan aspirasi sebelum Megawati memutuskan capres dari partai banteng itu untuk Pilpres 2024.

“Ikhtiar politik ini supaya memengaruhi Bu Mega, bisa juga lebih objektif memandang kader PDIP yang baik dan memang punya kans menang,” tutur Albertus.

Di sisi lain, ia mengaku siap menerima sanksi hingga pemecatan sebagai kader PDIP, bila dinilai melanggar aturan partai.

Baca Juga: Ketimbang dengan PDIP, Prabowo dan Gerindra Lebih Baik Berkoalisi dengan Partai Lain

“Saya sudah katakan sejak awal, kalau itu dianggap melanggar aturan partai, saya sudah siap kok. Diberi sangsi sampai dengan pemecatan sebagai pribadi, saya siap,” kata Albertus.

Penulis : Tito Dirhantoro Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV


TERBARU