> >

Anies Sebut Dunia Tercengang Lihat Penanganan Pandemi Covid-19 di Indonesia

Peristiwa | 20 September 2021, 11:20 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (8/9/2021). (Sumber: Kompas.tv/HASYA NINDITA)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa masyarakat dunia saat ini tercengang melihat pengendalian pandemi Covid-19 di Indonesia.

Menurutnya, Indonesia mampu melewati masa krisis pengendalian pandemi Covid-19 berkat kolaborasi berbagai pihak mulai dari pemerintahan hingga kedisiplinan masyarakat dalam menangani penyebaran virus corona. 

"Hari ini dunia menengok ke Indonesia dengan rasa cengang, betapa kita bisa menjalani masa ujian kemarin dengan baik. Sekarang kita berada di fase yang jauh, jauh lebih aman," kata Anies pada peringatan Rapat Raksasa Ikada di Balai Kota Jakarta, Senin (20/9/2021).

Anies menggambarkan kolaborasi pemerintah dengan rakyat dalam penanganan pandemi seperti peristiwa Rapat Raksasa di Lapangan Ikada pada 19 September 1945.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengatakan penanganan pandemi menjadi tugas bersama baik pemerintah dan juga rakyat.

"Ini mengulang peristiwa September 1945 ketika rakyat dan para pemimpinnya menyatakan sebarisan, menyatakan selangkah dan menyatakan bergerak bersama," ucapnya.

Anies mengajak agar sinergi dan kerja sama terus dilakukan dalam menghadapi pandemi Covid-19. 

Baca Juga: Anies Ajak Warga Jakarta Bantu Kurangi Emisi Karbon untuk Tingkatkan Kualitas Udara

Sebelumnya, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19, Siti Nadia Tarmizi, menyatakan secara nasional situasi kasus Covid-19 saat ini berada di level dua atau menurun dari Juli 2021 yang berada di level empat.

Pemerintah terus memperkuat "testing", "tracing", dan "treatment" (3T) serta penegakan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan dan vaksinasi demi menekan laju kasus Covid-19.

Sementara itu untuk wilayah DKI Jakarta sendiri, berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, persentasi kasus Covid-19 juga terus menurun.

Per Minggu (19/9/2021), persentase kasus positif di Jakarta mencapai 1,2 persen dari jumlah orang yang melakukan tes PCR sebanyak 116.653 orang.

Persentase kasus positif itu juga sudah di bawah standar organisasi kesehatan dunia (WHO) sebesar lima persen, sedangkan jumlah orang dites PCR itu juga melebihi standar WHO yakni sebanyak 10.645 orang dalam sepekan.

Sementara itu, jumlah pasien Covid-19 yang dirawat atau diisolasi juga semakin menurun hingga menyisakan 2.879 orang dengan tingkat kesembuhan mencapai 98,1 persen dan tingkat kematian 1,6 persen.
 

Baca Juga: PeduliLindungi Dinilai Efektif Pantau Pengunjung di Mall

 

Penulis : Hasya Nindita Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV


TERBARU