> >

Revisi UU Otsus Papua, Tito Karnavian: Akan Ada Provinsi Papua Selatan, Terdiri Atas 4 Kabupaten

Politik | 12 September 2021, 21:28 WIB
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. (Sumber: Dok. Kementerian Dalam Negeri)

PAPUA, KOMPAS.TV - Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan pemerintah akan melakukan revisi Undang-Undang Otonomi Khusus atau Otsus Papua.

Dari revisi undang-undang itu, nantinya akan ada provinsi baru di Pulau Papua. Provinsi itu bernama Papua Selatan yang terdiri atas empat kabupaten.

Baca Juga: Polda Papua Barat Tetapkan 17 Tersangka Pelaku Penyerangan Posramil Kisor, Salah Satunya Ketua KNPB

Menurut Tito, revisi UU Otsus Papua dilakukan karena ada kekhususan bagi aspirasi masyarakat tentang pemekaran Provinsi Papua Selatan demi mempercepat pembangunan.

“Kita akan revisi Undang-Undang Otsus Papua, di Papua harus ada percepatan pembangunan," kata Tito dalam kunjungan kerjanya di wilayah Perbatasan Indonesia-Papua Nugini di Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua, Minggu (12/9/2021).

"Merauke sudah bisa dimekarkan menjadi Provinsi Papua Selatan walaupun hanya ada empat kabupaten karena adanya kekhususan buat Papua."

Baca Juga: Setara Institute: Mendagri Tito Karnavian Lembek Merespons Pelanggaran Kebebasan Beragama di Sintang

Tito mengungkapkan Provinsi Papua Selatan meliputi Kabupaten Merauke, Kabupaten Boven Digoel, Kabupaten Mappi dan Kabupaten Asmat. Adapun ibukotanya berada di Merauke.

Tito menjelaskan, awalnya Kabupaten Pegunungan Bintang hendak ikut bergabung menjadi daerah pemekaran Provinsi Papua Selatan.

Namun, kata dia, dalam pertimbangannya wilayah Pegunungan Bintang memilih bergabung dengan aspirasi pemekaran Saireri karena dekat ke Jayapura.

Baca Juga: Perkosaan Siswi di Papua, KPAI: Perkosaan Anak Adalah Pidana Berat, Harusnya Tidak Ada Perdamaian

Dengan adanya aturan baru, kata mantan Kapolri itu, empat kabupaten wilayah Papua Selatan sudah bisa membentuk provinsi sendiri.

Dia menambahkan, sesuai arahan Menkopolhukam, pihaknya membahas dan mempersiapkan Peraturan Pemerintah dengan batas waktu hingga tanggal 19 Oktober.

Selanjutnya, dibulatkan lagi dengan mendengar aspirasi masyarakat dari bawah.

Baca Juga: Ini 2 Pasal Tambahan dalam Revisi UU Otsus Papua, Salah Satunya Soal Badan Khusus Dipimpin Wapres

Karena itu, mantan Kapolda Papua itu menyebut bahwa seluruh komponen, terutama tokoh masyarakat di wilayah Papua Selatan harus bersatu.

Selain itu, mereka juga diminta untuk membuat pernyataan tertulis, selanjutnya akan disampaikan kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Lebih lanjut, Tito meyakini bahwa Provinsi Papua Selatan akan menjadi provinsi paling maju di Papua. Sebab, daerah tersebut memiliki potensi pertanian dan perikanan yang sangat luar biasa.

Baca Juga: RUU Otsus Papua Resmi Disahkan DPR Menjadi Undang Undang

"Wilayah Merauke punya potensi pertanian dan perikanan sangat luar biasa," ucap Tito Karnavian.

"Didukung dengan SDM yang memadai, saya yakin Provinsi Papua Selatan ke depan akan menjadi provinsi termaju di tanah Papua."

Seperti diketahui, Mendagri Tito Karnavian dalam kunjungan kerjanya. Ia bersama dengan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mohammad Mahfud MD.

Baca Juga: PPATK Temukan 80 Transaksi Mencurigakan Terkait APBD dan Dana Otsus Papua

 

Penulis : Tito Dirhantoro Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU