> >

Sandiaga Uno: Tidak Ada Alokasi Anggaran Khusus untuk Work From Bali

Wisata | 26 Mei 2021, 00:24 WIB
Menteri Pariwasata Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Parekraf Sandiaga Uno (Sumber: kemenparekraf.go.id)

Sandiaga menunjukkan, bahwa pada tahun lalu, perekonomian di Bali turun minus 12 persen dan pada kuartal pertama tahun 2021 masih minus 9 persen.

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) pada Februari 2021 untuk hotel berbintang di Bali sebesar 8,99 persen atau minus 2,16 poin (m-o-m) dan hotel non bintang 7,70 persen atau plus 1,00 poin (m-o-m).

Data tersebut menjadi pendorong Sandiaga untuk ngebet mencanangkan WFB bagi para PNS yang ada di bawah payung Kemenko Manvest.

Selain itu, kata Sandiaga, WFB juga sebagai persiapan Travel Corridor Arrangement (TCA) untuk wisatawan mancanegara. Ia mengatakan TCA harus dipersiapkan dengan matang, salah satunya melalui program WFB.

Untuk skema bekerja dari Bali hingga saat ini, kata Sandiaga, masih dalam tahap perumusan.

Tidak hanya ASN, Sandiaga juga berharap pihak swasta pun diarahkan menggelar kegiatan atau pertemuan di daerah termasuk Bali, tentu dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.

"Pariwisata merupakan salah satu sektor dengan tingkat multiplier effect yang tinggi. Sehingga dengan kebijakan ini juga diharapkan akan mendongkrak sektor lain seperti transportasi dan lainnya,” terang Sandiaga.

Baca Juga: PNS Work from Bali Pakai Duit Negara, Boleh Bawa Keluarga Nggak Ya?

Penulis : Hedi Basri Editor : Deni-Muliya

Sumber : Kompas TV


TERBARU