> >

Ada Tempat Selfie Rp 800 Juta di Jakarta, Wagub DKI: Tugu Sepeda untuk Swafoto Kaum Milenial

Gaya hidup | 10 April 2021, 09:19 WIB
Pengendara motor melintas di samping proyek pembangunan tugu sepeda di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (9/4/2021). (Sumber: KOMPAS.com/Ihsanuddin)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Polemik keberadaan Tugu Sepeda di Jakarta terus bermunculan lantaran anggaran pembangunan yang dinilai cukup besar yakni Rp 800 juta.

Meski begitu, Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menganggap bahwa tugu yang pendanaannya dari pihak ketiga itu bisa jadi ikon baru Kota Jakarta bahkan sebagai lokasi selfie kaum milenial.

“Tugu atau prasasti sepeda ini bisa dijadikan tempat selfie atau swafoto teman-teman milenial,” kata kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (9/4/2021).

Baca Juga: Pembangunan Jalur Pesepeda Jakarta Molor, Pemprov Malah Bangun Tugu Sepeda Senilai Rp800 Juta

Anggaran pembangunan tugu senilai Rp 800 juta itu, kata Riza, merupakan penghargaan untuk seniman dan konsultan yang sudah bersusah payah mewujudkan hal tersebut.

Saat ini tugu sepeda itu tengah dalam proses pembangunan yang berlokasi di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat.

"Tentu yang namanya kita harus menghargai daripada para seniman, seni rupa yang membuat (tugu sepeda) dan para konsultan," ungkap politikus Partai Gerinda tersebut dikutip dari Kompas.com.

Baca Juga: Anggaran Rp 800 Juta, Pemprov DKI Bangun Tugu Sepeda

Menurut Riza, tugu sepeda tersebut dibangun sebagai penanda bahwa DKI Jakarta ingin sepeda tak lagi menjadi alat olahraga saja tetapi juga sebagai alat rekreasi dan alat transportasi.

Pembangunan tugu itu, kata dia, didukung dengan penambahan jalur sepeda di tahun 2021 yang rencananya akan dibangun sepanjang 80 kilometer.

"Kemudian di Jalur Sudirman-Thamrin juga kami bangun yang lebih permanen, lebih baik lagi," kata Riza.

Lebih lanjut diutarakannya, pembangunan tugu sepeda tidak membebani Anggaran Pendapatan Belanda Daerah (APBD).

Baca Juga: Jakarta Bangun Tugu Sepeda, Anggarannya Rp 800 Juta

"Tentu alokasi (anggaran) sangat proporsional. Kami memperhatikan sumber pendanaan dari mana (untuk tugu sepeda) dari pihak ketiga bukan dari APBD. Partisipasi dari swasta dan kita alokasikan sesuai dengan peruntukannya," pungkas Riza.

Penulis : Gading Persada Editor : Deni-Muliya

Sumber : Kompas TV


TERBARU