> >

Indonesia Disebut Bebas Covid-19 10 Tahun Lagi, Moeldoko: Suruh Belajar Sini Dululah Bloomberg Itu

Update corona | 8 Februari 2021, 18:01 WIB
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko (Sumber: KOMPAS.com/Haryantipuspasari)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyangkal pemberitaan media asing soal Indonesia baru akan kembali normal 10 tahun lagi dari pandemi Covid-19. Moeldoko juga menantang media yang mengeluarkan berita itu.

“Nggak lah. Itu berlebihan itu. Suruh belajar ke sini dululah Bloomberg itu," tegas Moeldoko dalam webinar "Jurnalisme Berkualitas: Menguatkan Berkelanjutan Profesi Wartawan dan Penerbitan Pers", Minggu (7/2/2021).

Sebelumnya, Bloomberg mengeluarkan data pelacakan vaksinasi. Hitungan Bloomberg Vaccine Tracker memperkirakan vaksinasi Covid-19 di Indonesia mencapai 60.433 dosis per hari.

Baca Juga: Menkes: Lansia Bukan Tenaga Kesehatan Juga Jalani Vaksinasi Covid-19 Secara Paralel

Dengan tingkat vaksinasi itu, Bloomberg menyebut Indonesia baru akan berhasil memvaksinasi 75% penduduknya dalam waktu lebih dari 10 tahun.

India dan Rusia juga akan membutuhkan waktu 10 tahun menyediakan vaksin bagi sebagian besar penduduknya. Sementara, Bloomberg juga memperkirakan China membutuhkan 5,5 tahun untuk vaksinasi 75% populasinya.

Moeldoko pun mengatakan, pemerintah sedang berusaha menangani Covid-19 dengan cepat. Ia mencontohkan, pemerintah telah membantu pencarian ventilator, pembuatan ventilator lokal, dan pelaksanaan rapid test.

Moeldoko juga mengklaim pemerintah telah pencarian vaksin saat negara-negara lain belum berpikir menyediakan vaksin.

"Dalam konteks era itu di mana geopolitik seperti saat ini bahwa vaksin itu menjadi barang yang diperebutkan sekarang. Tidak mudah mencari vaksin," ujar Moeldoko.

Baca Juga: Luhut: Dua Juta Data Terkait Covid-19 Belum Masuk Sistem Rekapitulasi Pemerintah Pusat

Penulis : Ahmad-Zuhad

Sumber : Kompas TV


TERBARU