> >

Polisi Cek Kejiwaan Pelaku Pelemparan Bom Molotov di Masjid Cengkareng

Peristiwa | 27 Desember 2020, 17:48 WIB
Ilustrasi pelemparan bom molotov (Sumber: Tribunnews.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pihak kepolisian telah menahan pelaku pelemparan bom molotov ke Masjid Al-Istiqomah, Jalan Kamal Raya, Cengkareng, Jakarta Barat.

Namun aparat kepolisian sedang melakukan observasi kejiwaan pelaku kepada ahlinya.

"Yang bersangkutan diobservasi psikiater, karena malamnya pukul 22.00 WIB, pak lurah dan anak pelaku mendatangi masjid untuk meminta maaf," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Minggu (27/12/2020).

Baca Juga: Masjid di Cengkareng Jakbar Dilempar Bom Molotov, Pelaku Seorang Pria Berhasil Diringkus Polisi

Yusri memastikan kasus pelemparan bom molotov itu akan diproses lebih lanjut. Namun menunggu hasil observasi yang dilakukan ahli terhadap pelaku.

Tadi malam, Sabtu (26/12/2020), warga Cengkareng digegerkan aksi pelemparan bom molotov oleh orang tak dikenal.

Beruntung, aksi pelaku tersebut berhasil digagalkan oleh warga setempat. Pelempar bom molotov itu lalu diamankan oleh pihak kepolisian.

"Saat ini pelaku sudah diamankan oleh personel Polsek Cengkareng, dan akan ditangani Polres Jakarta Barat," kata Kasat Reskrim Polres Jakbar Kompol Teuku Arsya Khadafi melalui keterangan resminya kepada wartawan, Sabtu (26/12/2020).

Arsya mengaku pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut untuk mengetahui motif pelaku yang nekat melakukan aksinya.

Baca Juga: Rekaman CCTV Detik-detik Masjid di Cengkareng Dilempar Bom Molotov

Pelaku diketahui mencoba melempar bom molotov ke dalam masjid. Dari rekaman kamera pengawas CCTV di area masjid, pelalu melakukan aksinya sekitar pukul 19.39 WIB.

Dari CCTV itu terlihat, sebuah botol dilempar ke arah dalam masjid. Namun, lemparan itu hanya sampai area parkir sepeda motor yang bersebelahan dengan tempat wudhu.

Akibat lemparan botol diduga berisi bensin tersebut, sempat timbul kobaran api ketika botol itu pecah. Namun, nyala api tersebut bisa segera dipadamkan.

Penulis : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU