> >

MUI Gelar Munas ke-10, dengan Menyesal Din Syamsuddin Tak Bisa Menghadirinya

Peristiwa | 25 November 2020, 06:24 WIB
Din Syamsuddin (Sumber: Kompas.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-10 dimulai hari ini, Rabu (25/11/2020) di Hotel Sultan, Jakarta.

Tetapi Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin mengaku tidak dapat menghadiri Munas X yang akan berlangsung sampai Jumat (27/11/2020) nanti.

Baca Juga: Meskipun di Tengah Pandemi, MUI Tetap Akan Gelar Munas X di Jakarta

"Dengan menyesal dan memohon maaf, karena alasan tertentu, saya tidak dapat menghadiri Munas," ujar Din Syamsuddin dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/11/2020).

Din mengucapkan selamat bermusyawarah kepada segenap peserta dan berharap Munas MUI dapat berjalan dengan lancar, sukses, bermarwah dan bermartabat.

Dia meminta pelaksaan Munas dilakukan sesuai dengan Pedoman Dasar dan Pedoman Rumah Tangga MUI.

"Kepada Dewan Pimpian MUI agar memastikan bahwa Munas berlangsung sesuai Pedoman Dasar dan Pedoman Rumah Tangga MUI. Pelanggaran terhadap kedua rujukan dasar tersebut akan mengurangi keabsahan hasil Munas dan mencederai marwah organisasi," tuturnya.

Din Syamsuddin mengatakan, MUI harus menjadi mitra kritis pemerintah agar nantinya tidak segan membela atau mengoreksi pemerintah.

"MUI harus mengukuhkan posisi sebagai mitra kritis pemerintah, dengan tidak segan dan sungkan membela jika pemerintah benar dan mengoreksi jika ia salah. Elan vital sebagai Gerakan Amar Ma'ruf Nahyi Munkar harus tetap ditegakkan. MUI perlu dipimpin oleh ulama yang berintegritas dan beristiqomah memperdulikan nasib umat Islam," katanya.

Sebagaimana diketahui, Munas MUI merupakan permusyawaratan tertinggi organisasi yang memiliki berbagai tugas dan wewenang.

Penulis : Deni-Muliya

Sumber : Kompas TV


TERBARU