> >

Beredar Foto Gunung Salak Terbelah, Ini Penjelasan Pengelola

Viral | 28 September 2020, 17:55 WIB
Foto Gunung Salak terbelah seperti yang beredar di media sosial (Sumber: BNPB)

Luapan Sungai Cikedung juga dipicu oleh rusaknya jalur sungai. Seperti pendalaman dan pelebaran jalur sungai, serta kerusakan lain di bagian hilir.

Hasil survei hulu Sungai Cikedung dan Cisereh di puncak Gunung Salak-3 menyebutkan terdapat longsoran di sepanjang bibir hulu sungai akibat hujan deras pada Senin lalu.

Baca Juga: Pasca Longsor, Akses Jalur Penghubung Antar Provinsi Ini Sudah Bisa Dilalui!

Pada saat kejadian tinggi air sungai di hulu atau puncak Salak 3 cukup tinggi dan air terpecah di lokasi pesawahan dan ladang atau kebun masyarakat. Pada cuaca normal aliran air sungai sangat kecil, dan akan sangat besar pada saat hujan deras atau ekstrem.

Longsoran tersebut teridentifikasi membuat kerusakan dengan tertutupnya akses jalan dari Kampung Palalangon dan Kampung Loji. Selain itu longsoran juga menimpa rumah warga, musola dan jembatan penghubung Palalangan dan Loji.

Kepala BNPB Doni Monardo telah meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk mengingatkan masyarakat yang berada di bagian bawah dan di sekitar kawasan agar berhati-hati.

“Jangan sampai kena material longsor. Kalau ada yang berisiko, ambil langkah mengungsi selama musim hujan,” pesan Doni dalam keterangan resmi yang dirilis BNPB.

BNPB mengimbau masyarakat waspada dan siap siaga adanya potensi bencana, mengingat Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah menginformasikan peringatan dini cuaca.

Prakiraan BMKG menyebutkan wilayah Jawa Barat termasuk salah satu wilayah dengan potensi hujan lebat yang diikuti dengan petir/kilat dan angin kencang.

Penulis : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU