Trump Dituduh Ingin Ganti Rezim Iran, Gedung Putih: Ia Hanya Sekadar Bertanya
Kompas dunia | 24 Juni 2025, 02:00 WIBWASHINGTON, KOMPAS.TV - Gedung Putih memberikan penjelasan setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dituduh ingin mengganti rezim Iran.
Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan Trump hanya sekadar bertanya apakah mungkin bisa mengubah rezim di Iran.
Trump sebelumnya sempat mengungkapkan di akun resmi media sosial Truth kemungkinan untuk mengganti rezim Iran.
Baca Juga: Donald Trump Sinyalkan Ingin Ubah Rezim Iran, Alasan AS Serang Iran?
“Itu jelas bukan penggunaan istilah politik yang benar, ‘Perubahan Rezim’, namun jika rezim Iran saat ini tak mampu membuat Iran hebat lagi, kenapa tak mungkin adanya perubahan rezim??? MIGA!!!” tulisnya.
Hal itu yang kemudian memunculkan tuduhan keinginan mengganti rezim Iran menjadi alasan penyerangan AS ke Iran.
Leavitt kemudian mencoba meredakan spekulasi tersebut, dan mengatakan bahwa Trump sekadar bertanya.
“Jika mereka menolak terlibat dalam diplomasi ke depannya, kenapa rakyat Iran tak bangkit melawan rezim teroris yang brutal ini? Itulah pertanyaan yang diajukan presiden tadi malam,” tuturnya dikutip dari BBC, Senin (23/6/2025).
“Namun sepanjang postur militer kami, tidak ada yang akan berubah,” lanjutnya.
Leavitt mengungkapkan serangan ke tiga fasilitas nuklir Iran pada Minggu (22/6/2025), telah menghancurkan program nuklirnya.
Baca Juga: Menlu Iran Sebut AS dan Israel Melanggar Hukum Internasional: Kami Hanya Melindungi Kedaulatan
Namun, Kepala Badan Nuklir PBB (IAEA) Rafael Grossi mengungkapkan, meski kerusakan signifikan diyakini terjadi di fasilitas Fordow, sejauh mana kerusakan dari fasilitas bawah tanah itu belum diketahui.
Leavitt juga mengomentari mengenai rencana Iran untuk menutup Selat Hormuz yang merupakan jalur penting untuk transportasi perdagangan minyak di Timur Tengah.
Leavitt mengatakan, AS saat ini mengawasi dari dekat situasi tersebut, dan menegaskan rezim Iran akan sangat bodoh untuk membuat keputusan itu.
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Haryo Jati Editor : Deni-Muliya
Sumber : BBC