> >

WHO Peringatkan Warga Dunia akan Datangnya Penyakit Tak Dikenal: Hanya soal Waktu

Kompas dunia | 17 Januari 2024, 23:05 WIB
Seorang peneliti di Laboratorium Nasional Sudan. Pihak yang bertikai di Sudan menduduki laboratorium umum nasional yang menyimpan sampel virus dan penyakit penyakit termasuk polio dan campak, menciptakan situasi yang sangat, sangat berbahaya, demikian peringatan Organisasi Kesehatan Dunia WHO hari Selasa (25/4/2023) (Sumber: National Public Health Laboratory - Sudan)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan masyarakat dunia untuk bersiap menghadapi Penyakit X atau penyakit tak dikenal.

WHO juga menyatakan harapan bahwa negara-negara akan mencapai kesepakatan terkait pandemi pada Mei tahun ini untuk mengatasi “musuh bersama” itu.

“Perjanjian pandemi dapat menyatukan seluruh pengalaman, tantangan yang sudah kita hadapi dan semua solusi menjadi satu,” kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, Rabu (16/1/2023).

WHO memperkenalkan istilah Penyakit X pada 2018 untuk menggambarkan penyakit yang tidak diketahui. Tedros mengatakan ada kemungkinan hal-hal yang belum diketahui bisa terjadi di masa depan, dan hal itu "hanya soal waktu, bukan jika."

Baca Juga: WHO Ungkap Sekitar 300 Kematian Terjadi Setiap Hari di Gaza: Di Sana Neraka Dunia

“Kita tidak boleh menghadapi sesuatu yang seperti itu tanpa persiapan, kita juga harus bersiap menghadapi sesuatu yang tidak diketahui,” kata dia dalam diskusi panel bertajuk Bersiap untuk Penyakit X.

Dia menekankan bahwa penelitian dan pengembangan, infrastruktur kesehatan, dan tenaga kerja sangat penting untuk bersiap menghadapi Penyakit X. Tedros juga menekankan pentingnya kesehatan primer, seperti yang telah ditunjukkan oleh pandemi Covid-19.

“Bahkan masyarakat dapat bersiap-siap menghadapi Penyakit X,” kata dia, seraya menambahkan bahwa kesehatan masyarakat, pendidikan, dan komunikasi harus menjadi prioritas utama.

Tedros kembali menekankan pentingnya perjanjian pandemi dan menegaskan bahwa kesepakatan itu dapat membantu dunia mempersiapkan masa depan dengan lebih baik.

“Karena ini adalah musuh bersama, dan tanpa respons bersama, yang dimulai dari kesiapsiagaan. Kita akan menghadapi masalah yang sama seperti Covid-19,” katanya menambahkan.

Penulis : Iman Firdaus Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Kompas TV/Antara


TERBARU