> >

Pesawat Penumpang Buatan China Selesaikan Penerbangan Komersial Perdana

Kompas dunia | 29 Mei 2023, 06:54 WIB
Jet penumpang buatan dalam negeri pertama C919 China melakukan penerbangan komersial perdananya pada hari Minggu (28/5/2023), lepas landas pada Minggu pagi dari Bandara Shanghai Hongqiao dan mendarat kurang dari dua jam kemudian di Beijing mengangkut 130 penumpang. (Sumber: AP Photo)

BEIJING, KOMPAS.TV - Jet penumpang buatan dalam negeri pertama China melakukan penerbangan komersial perdananya pada hari Minggu (28/5/2023) saat China berupaya bersaing dengan raksasa industri seperti Boeing dan Airbus di pasar pesawat terbang global.

Seperti dilaporkan oleh Associated Press, Minggu (28/5/202), pesawat C919, yang dibangun oleh Commercial Aviation Corporation of China, mengangkut sekitar 130 penumpang dalam penerbangan tersebut, menurut koran milik negara China Daily.

Pesawat jet itu lepas landas pada Minggu pagi dari Bandara Shanghai Hongqiao dan mendarat kurang dari dua jam kemudian di Beijing.

Penerbangan ini dioperasikan oleh China Eastern Airlines yang dimiliki negara, dan sisi pesawat dihiasi dengan kata-kata: "C919 Pertama di Dunia".

Penerbangan perdana ini dilakukan saat COMAC berusaha memasuki pasar pesawat jet satu lorong dengan tantangan langsung kepada Airbus dan Boeing.

Baca Juga: Matahari Buatan China Bikin Terobosan Baru, Mampu Pertahankan Operasi Plasma selama 403 Detik

Jet penumpang buatan dalam negeri pertama C919 China melakukan penerbangan komersial perdananya pada hari Minggu (28/5/2023), lepas landas pada Minggu pagi dari Bandara Shanghai Hongqiao dan mendarat kurang dari dua jam kemudian di Beijing mengangkut sekitar 130 penumpang. (Sumber: AP Photo)

Pesawat A320 milik Airbus dan B737 milik Boeing adalah pesawat yang paling populer yang biasanya digunakan untuk penerbangan domestik dan regional.

Meskipun COMAC merancang sebagian besar bagian C919, beberapa komponen kunci masih diperoleh dari Barat, termasuk mesinnya.

Perusahaan tersebut berencana membangun 150 pesawat C919 setiap tahun selama lima tahun ke depan, menurut laporan media negara sebelumnya.

C919, yang telah dalam pengembangan selama 16 tahun, memiliki jangkauan maksimum sekitar 3.500 mil (5.630 kilometer) dan dirancang untuk mengangkut antara 158 hingga 168 penumpang.

Penulis : Edwin Shri Bimo Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Associated Press


TERBARU