> >

Saat Amerika Serikat Tak Berdaya karena Rusia Jadi Presiden Dewan Keamanan PBB: Tangan Kami Terikat

Kompas dunia | 2 April 2023, 05:15 WIB
Presiden Rusia, Vladimir Putin. (Sumber: Mikhail Klimentyev, Sputnik, Kremlin Pool Photo via AP)

Lima negara secara permanen mewakil DK PBB.

Mereka merefleksikan struktur kekuatan pasca-perang yang bergoyakng ketika DK PBB dibentuk.

Anggota kelompok ini bekerja bersama 10 negara anggota tidak tetap.

Baca Juga: Gurauan Paus Fransiskus saat Pulang dari Rumah Sakit: Saya Masih Hidup

Kehadiran Rusia sebafai anggota tetap di Dewan Keamanan, membuat mereka bisa memveto resolusi.

Untuk meloloskan pemungutan suara DK PBB, harus ada sembilan negara yang mendukung, dengan tak satu pun dari lima anggota tetap yang memberikan suara menentang.

Pada Februari tahun lalu, Rusia memveto resolusi yang bertujuan mengakhiri invasi Rusia ke Ukraina.

Pada September, mereka juga memveto resolusi yang menyerukan pembalikan aneksasi ilegal empat wilayah Ukraina.

 

 

Penulis : Haryo Jati Editor : Gading-Persada

Sumber : BBC


TERBARU