> >

Korban Tewas Demonstrasi di Iran Sudah Capai 50 Orang, Belum Ada Tanda-Tanda Akan Berhenti

Kompas dunia | 24 September 2022, 18:35 WIB
Perempuan Iran berdemonstrasi atas kematian Mahsa Amini saat ditahan polisi moral Iran. (Sumber: AP Photo/Bilal Hussein, File)

TEHERAN, KOMPAS.TV - Korban tewas atas demonstrasi di Iran dilaporkan sudah mencapai 50 orang, setelah terjadinya bentrokan antara demonstran dengan pasukan keamanan Iran.

Demonstrasi terjadi setelah perempuan kurdi, Mahsa Amini tewas setelah ditahan oleh polisi moral Iran karena tak menggunakan jilbab sesuai aturan pekan lalu.

Amini tewas setelah tiga hari koma, dengan pihak otoritas mengatakan ia meninggal karena penyakit jantung, yang langsung dibantah pihak keluarga.

Jumlah tersebut diungkapkan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat Hak Asasi Manusia Iran (IHR), yang berbasisi di Oslo, Jumat (23/9/2022).

Baca Juga: Hacker Anonymous Bantu Warga Iran usai Internet Diputus Pemerintah, Bagi Cara Aktifkan Media Sosial

LSM tersebut mengatakan jumlah korban tewas bertambah setelah enam orang terbunuh di Rezvasnshahr di Provinis Gilan sebelah utara Iran, oleh tembakan pasukan keamanan, Kamis (22/9/2022) malam waktu setempat.

Kematian lainnya juga tercatat terjadi di Babol dan Amol, yang juga berada di utara Iran.

“Setidaknya 50 orang telah terbunuh sejauh ini, dan masyarakat melanjutkan protes atas hak fundamental dan harga diri mereka,” ujar Direktur IHR Mahmood Amiry-Moghaddam dikutip dari Al-Arabiya.

Baca Juga: Gara-Gara Gunakan Instagram di Rusia, Influencer Ini Terancam Dipenjara 6 Tahun

“Komunitas internasional harus berdiri dengan rakyat Iran melawan salah satu dari rezim paling represif di masa kami,” tambahnya.

Jumlah korban tewas resmi yang dikeluarkan otoritas Iran masih 17 orang, termasuk lima personel pasukan keamanan.

Demonstrasi terjadi di sekitar 80 kota, dan di luar pusat kota lainnya sejak terjadi sepekan lalu.

Demonstrasi itu juga belum memperlihatkan tanda-tanda aan berhenti dalam waktu dekat ini.

Penulis : Haryo Jati Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Al-Arabiya


TERBARU