> >

India Beri Izin Ekspor Gandum, tetapi Hanya yang Tinggal Selesaikan Izin Bea Cukai Saja

Kompas dunia | 17 Mei 2022, 19:16 WIB
India mengizinkan ekspor gandum, namun hanya kepada mereka yang sudah menunggu izin bea cukai di pelabuhan, kata pemerintah India hari Selasa (17/5/2022). (Sumber: The Hindu Business Line)

NEW DELHI/AHMEDABAD, KOMPAS.TV - India mengizinkan pengiriman gandum ke luar negeri, namun hanya kepada mereka yang sudah menunggu izin bea cukai di pelabuhan, kata pemerintah India hari Selasa (17/5/2022).

Straits Times melaporkan, ini memungkinkan adanya relaksasi ekspor setelah New Delhi melarang penjualan bahan pokok ke luar negeri pada Sabtu (14/5). 

India juga dilaporkan akan mengizinkan ekspor gandum ke Mesir.

Ratusan ribu ton gandum terdampar di pelabuhan-pelabuhan utama India pada Senin dan Selasa setelah larangan ekspor yang mengejutkan dari New Delhi karena inflasi dan kekhawatiran atas keamanan pangan dalam negeri.

India, produsen gandum terbesar kedua di dunia, atau ketiga terbesar bila seluruh negara Uni Eropa digabung, pekan lalu memerintahkan agar para pedagang tidak boleh membuat kesepakatan ekspor baru tanpa persetujuan pemerintah.

Pengumuman itu dalam sekejap menyebabkan kekacauan di pelabuhan di Kandla, Gujarat, di mana sekitar 4.000 truk terjebak dalam antrian di luar pelabuhan, menurut operator pelabuhan.

Empat kapal yang sedang memuat sekitar 80.000 ton gandum juga berlabuh di fasilitas tersebut.

Kamar Dagang dan Industri Gandhidham memperkirakan, sekitar 400.000 ton gandum dari Punjab, Haryana, Madhya Pradesh dan daerah penghasil gandum lainnya kini terdampar.

Baca Juga: Amerika Serikat Mulai Bermanuver Desak India Cabut Larangan Ekspor Gandum, Hadang Lonjakan Harga

Ada ratusan truk pengangkut gandum di India yang mengantri di luar pelabuhan Kandla usai pemerintah India melarang ekspor gandum. India mengizinkan ekspor gandum, namun hanya kepada mereka yang sudah menunggu izin bea cukai di pelabuhan, kata pemerintah India hari Selasa (17/5/2022). (Sumber: Indian Express)

Antara 500 dan 700 gudang di dekat pelabuhan "penuh dengan gandum untuk ekspor", kata Teja Kangad, presiden kamar dagang tersebut.

Penulis : Edwin Shri Bimo Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Straits Times


TERBARU