> >

Kisah Mowaffaq Si Penembak Jitu Taliban: Dulu Dibom Pesawat, Kini Jabat Walikota Muda

Kompas dunia | 9 Februari 2022, 22:05 WIB
Ilustrasi. Milisi Taliban berpatroli di jalanan Kabul usai terjadi bentrokan pada 21 September 2021. Taliban menunjuk seorang penembak jitu dengan reputasi mentereng sebagai wali kota Maymana, Faryab, Afghanistan. (Sumber: Felipe Dana/Associated Press)

MAYMANA, KOMPAS.TV - Seperti kota-kota lain di Afghanistan, Maymana, Provinsi Faryab diisi jajaran pejabat baru usai Taliban mendongkel pemerintahan Ashraf Ghani pada Agustus 2021 lalu. Wali kota baru Maynama pun tidaklah asing bagi warga setempat ataupun Taliban.

Sejak November 2021, kota ini dipimpin oleh Damullah Mohibullah Mowaffaq. Warga lokal mengenalnya sebagai putra asli daerah yang lahir di sana.

Sementara itu, di kalangan Taliban, ia dikenal sebagai salah satu penembak jitu terbaik dengan reputasi mentereng.

Awalnya Mowaffaq terbiasa hidup sebagai milisi sejak usia remaja, ketika  Taliban  berperang selama 20 tahun lawan pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS).

Kini, pria 25 tahun itu mesti mengurus tugas sehari-hari di kantor pemerintahan. Mowaffaq bertugas menampung usulan dan komplain lalu mencari solusi di kota berpenduduk sekitar 100.000 jiwa itu.

“Ketika saya bertempur, objeknya sangat spesifik: mengakhiri penjajahan asing, ketidakadilan, dan diskriminasi,” kata Mowaffaq kepada AFP via Inquirer.

“Sekarang, tugas saya juga jelas: memberantas korupsi dan membuat negeri ini lebih sejahtera,” lanjutnya.

Selain cakap memegang senapan runduk, Mowaffaq disebut berbakat mengelola pemerintahan.

“Wali kota baru itu (Mowaffaq) muda, berpendidikan baik, dan yang sangat penting, berasal dari kota ini,” kata wakil Mowaffaq yang berasal dari luar Taliban, Sayed Ahmad Syah Gheyasi.

“Dia tahu bagaimana berurusan dengan orang-orang,” lanjutnya.

Pernah tembak pasukan khusus dan dibom pesawat

Damullah Mohibullah Mowaffaq berasal dari keluarga pedagang kaya di Maymana. Ia juga terkenal pandai di sekolah dan cakap di bidang olahraga.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV


TERBARU