> >

PM Selandia Baru Masih Belum Bisa Berkomunikasi dengan PM Tonga

Kompas dunia | 16 Januari 2022, 12:31 WIB
Sebuah dermaga di Tutukaka, Selandia Baru, rusak karena gelombang tsunami, Minggu (16/1/2022). PM Selandia Baru Jacinda Ardern menyatakan hingga kini belum dapat melakukan kontak dengan PM Tonga, setelah tsunami menyapu negara kepulauan di kawasan Pasifik tersebut. (Sumber: Tanya White/Northern Advcate/NZME via AP)

WELLINGTON, KOMPAS.TV – Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan belum mendapat informasi resmi dari pemerintah Tonga dan hingga kini pihaknya belum dapat berkomunikasi dengan Perdana Menteri Tonga.

Hal ini dinyatakan oleh Ardern dalam konferensi pers di Wellington, Minggu (16/1/2022).

“Pada saat ini kami siap untuk membantu,” ujarnya.

Namun menurutnya, hingga kini kondisi di Tonga masih belum aman bagi pesawat udara untuk melakukan pendaratan.

“Oleh karena itu kami beranggapan, kapal Angkatan Laut lebih dibutuhkan untuk menuju ke Tonga,” tambah Ardern.

Pesawat P3 Orion milik Angkatan Udara Selandia Baru telah siap melakukan penerbangan surveilans di atas Tonga, besok, Senin (17/1/2022) pagi, selama kondisi cuaca mengizinkan.

Selain itu, kapal Angkatan Laut juga akan disiapkan.

Baca Juga: Foto Dampak Kerusakan di Tonga Beredar, Peringatan Tsunami Dilaporkan Masih Aktif

Saat ini pemerintah Selandia Baru telah mengetahui bahwa tsunami yang terjadi di Tonga telah menimbulkan dampak yang signifikan, terutama di sisi laut bagian utara Nuku’alofa, ibu kota Tonga.

Nuku’alofa berada di pulau terbesar Tonga, yaitu Tongatapu.

Pemerintah Selandia Baru masih terus berupaya menjalin komunikasi dengan pihak-pihak terkait di Tonga dan karena kondisi komunikasi yang terputus, masih sedikit sekali informasi yang dapat dikumpulkan tentang kondisi lapangan di Tonga.

Penulis : Tussie Ayu Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV, Associated Press


TERBARU