> >

Afghanistan Kacau, Pemimpin Tertinggi Iran: Penyebabnya Adalah AS si Rubah Licik

Kompas dunia | 30 Agustus 2021, 00:16 WIB
Asap mengepul dari ledakan bom bunuh diri mematikan di Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul, Afghanistan, Kamis (26/8/2021). (Sumber: AP Photo/Wali Sabawoon)

TEHERAN, KOMPAS.TV - Pemimpin tertinggi Iran Ali Hosseini Khamenei menyebut Amerika Serikat (AS) sebagai 'rubah licik' yang menyebabkan kekacauan di Afghanistan sekarang ini.

Melansir Al Jazeera, Sabtu (28/8/2021), Khamenei mengaku sedih melihat serangan bom bunuh diri di luar bandara Kabul pada beberapa hari yang lalu hingga menewaskan puluhan warga Afghanistan.

"Masalah dan kesulitan ini adalah pekerjaan AS yang selama 20 tahun menduduki negara (Afghanistan) itu dan memberlakukan berbagai kekejaman pada rakyatnya," kata Khamenei.

Menurut Khamenei, selama masa pendudukan AS di Afghanistan, tidak ada kemajuan yang dapat dirasakan rakyat negara tersebut.

Baca Juga: Pasukan Khusus Inggris SAS Bertahan di Afghanistan, Memburu ISIS-K Demi Balas Kematian Tentara AS

"Jika Afghanistan hari ini tidak tertinggal dalam hal perkembangan sosial dan sipil dibanding 20 tahun lalu, maka berarti (pendudukan) itu tidak terjadi," ujar Khamenei.

Sementara itu, Presiden AS Joe Biden menyatakan, balasan atas serangan bom itu akan dilancarkan oleh militernya.

Betul saja, Jumat (27/8/2021), militer AS mengirimkan serangan balasan dari pesawat nirawak dengan target kelompok ISIS-K yang diduga menjadi dalang bom bunuh diri di bandara Kabul.

ISIS-K merupakan kelompok militan yang bertentangan dengan Taliban, dan hal tersebut menjadi salah satu alasan penyangkutannya dengan aksi bom bunuh diri, Kamis (26/8/2021) itu.

Baca Juga: Kelompok Anti-Taliban Ingin Terlibat dalam Pemerintahan Afghanistan

Penulis : Aryo Sumbogo Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Al Jazeera/AFP


TERBARU