> >

Viral Bayi Afghanistan Dilempar ke Tentara AS di Bandara Kabul, Kini Sudah Bertemu Keluarganya

Kompas dunia | 21 Agustus 2021, 15:01 WIB
Seorang bayi dengan popoknya yang melorot, ditarik tinggi dengan satu tangan oleh seorang anggota Marinir tempur Amerika Serikat untuk menghindari kawat berduri di atas kerumunan orang Afghanistan yang ingin memasuki bandara (Sumber: Social media Omar HAIDIRI Courtesy of Omar Haidiri)

KABUL, KOMPAS.TV - Sebuah video yang memperlihatkan aksi penyerahan bayi oleh seorang ibu di Afghanistan menggegerkan media sosial.

Dalam unggahan tersebut tampak seorang Marinir Amerika Serikat (AS) berhasil menangkap bayi di sekitar dinding dengan pagar berduri.

Popok pada bayi tersebut tampak hampir lepas dan ditarik oleh Marinir AS dari kerumunan orang Afghanistan yang hendak melarikan diri ke bandara.

Diberitakan sebelumnya dalam The Independent Kamis (19/8/2021), sejumlah ibu Afghanistan berupaya menyerahkan bayi-bayi pada tentara yang berjaga di Bandara Kabul.

Baca Juga: Pilu, Ibu-Ibu Afghanistan yang Putus Asa Lemparkan Bayi Mereka pada Tentara Asing di Bandara Kabul

Sebagian dari mereka tak ragu melemparkan bayi agar bisa melewati pagar bandara.

“Para ibu itu putus asa, mereka dipukuli Taliban. Mereka meneriakkan 'selamatkan bayi saya!' dan melemparkan bayi-bayi mereka pada kami. Mereka meminta kami para tentara untuk membawa bayi-bayi mereka,” ujar seorang personel Resimen Parasut Inggris menggambarkan peristiwa memilukan itu.

Melansir dari Kompas.com, Sabtu (21/08/2021), John Kirby, Juru Bicara Pentagon menjelaskan video yang viral tersebut tentang bayi yang sakit dan meminta bantuan.

"Video yang Anda bicarakan (itu tentang) orang tua meminta Marinir menjaga bayinya karena bayinya sakit," katanya kepada wartawan.

"Marinir yang Anda lihat mengambilnya melewati tembok membawanya ke rumah sakit Norwegia yang ada di bandara. Mereka merawat anak itu dan mengembalikannya ke ayah anak tersebut."

Baca Juga: Foto-Foto Terbaru yang Memilukan Sekaligus Mengharukan dari dalam Bandara Kabul Afghanistan

Meski demikian, Kirby tak tahu siapa keluarga dari bayi tersebut atau status mereka diterima imigrasi ke AS atau tidak.

Diketahui, AS memiliki program khusus bagi warga Afghanistan yang bekerja untuk Amerika atau berisiko dari Taliban.

Dalam kesempatan yang sama, pihak militer AS juga telah merilis foto resmi yang menunjukkan tentara lain membantu para anak-anak dan orang-orang yang melarikan diri dari Afghanistan.

Penulis : Danang Suryo Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas.com


TERBARU